Pesan Tak Kunjung Berbalas, Harapan Ela Menanti Kepulangan Suami

Posko Pelabuhan Tanjung Perak kecelakaan Kapal Virgo Transport 8. MI

Pesan Tak Kunjung Berbalas, Harapan Ela Menanti Kepulangan Suami

Mahmud Fauzi • 14 September 2026 17:48

Surabaya: Harapan dan kesedihan masih dirasakan keluarga penumpang Kapal Virgo Transport 8 yang hingga kini belum diketahui keberadaannya. Di tengah proses pencarian, keluarga korban terus menanti kabar mengenai anggota keluarga mereka.

Di Posko Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Ela Nur Atika masih menunggu kepulangan suaminya, Saiful Nuruddin. Saiful merupakan sopir truk pengangkut barang yang turut menumpang Kapal Virgo Transport 8 sebelum kapal tersebut tenggelam di Laut Jawa.

Bagi Ela, komunikasi terakhir dengan sang suami masih melekat dalam ingatannya. Pada Sabtu pagi, 12 September sekitar pukul 07.30 WIB, Saiful sempat melakukan panggilan video saat hendak menaiki kapal.

Dalam percakapan tersebut, Saiful memberi tahu Ela mengenai keterlambatan keberangkatan kapal. Kapal yang semestinya berangkat sekitar pukul 02.00 WIB baru akan ditumpangi Saiful pada pagi hari.

“Pagi video call terakhir mau naik kapal, soalnya kan kapalnya terlambat dari jam 2 sampai jam 8 pagi,” kata Ela di Posko Pelabuhan Tanjung Perak, Senin, 14 September 2026

Sekitar satu jam setelah komunikasi melalui panggilan video, Ela kembali mencoba menghubungi suaminya melalui pesan WhatsApp. Pesan yang dikirim sekitar pukul 08.30 WIB itu tidak kunjung mendapat balasan. Sejak saat itu, kekhawatiran mulai menyelimuti Ela.
 


Ia terus menunggu kabar mengenai keberadaan Saiful sembari mengikuti informasi terkait proses pencarian penumpang Kapal Virgo Transport 8. Saiful diketahui bekerja sebagai sopir truk pengangkut barang. Perjalanan menuju Banjarmasin kali ini bukan rute yang sering dijalaninya.

Menurut Ela, Saiful baru dua kali melakukan perjalanan menuju Banjarmasin. Selama ini, suaminya lebih sering membawa muatan barang menuju Jakarta. Dalam perjalanan kali ini, Saiful juga tidak berangkat seorang diri. Ia bersama seorang rekannya yang memiliki pekerjaan serupa sebagai sopir truk.


Petugas gabungan mengevakuasi satu jasad berjenis kelamin laki-laki menggunakan kantong jenazah dari Kapal tanker MT Mauhau yang merupakan korban kecelakaan Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 dari total 243 korban di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kalima


Kini, Ela masih bertahan di tengah ketidakpastian sambil menunggu informasi mengenai keberadaan suaminya. Ia berharap proses pencarian dan evakuasi korban Kapal Virgo Transport 8 segera memberikan kepastian bagi keluarga yang masih menunggu.

Harapan terbesar Ela hanya satu, Saiful dapat ditemukan dan kembali dalam kondisi selamat. Bagi keluarga yang masih menunggu, setiap informasi mengenai proses pencarian menjadi penting. Mereka berharap upaya pencarian terus berlangsung hingga keberadaan para penumpang yang belum ditemukan memperoleh kepastian.

(Whisnu M)