Tanda meninggal dunia, dok: shutterstock
7 Tanda Sakaratul Maut Menurut Islam
Putri Purnama Sari • 9 September 2026 04:13
Jakarta: Kematian merupakan kepastian yang akan dialami setiap manusia. Namun, tidak ada seorang pun yang mengetahui kapan dan di mana ajal akan datang karena perkara tersebut sepenuhnya menjadi rahasia Allah SWT.
Dalam Islam, umat Muslim dianjurkan untuk senantiasa mempersiapkan diri menghadapi kematian dengan memperbanyak amal saleh dan memperbaiki ibadah. Al-Qur'an juga menegaskan bahwa pengetahuan mengenai waktu dan tempat kematian hanya berada di sisi Allah SWT.

Artinya: "Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang hari Kiamat. Dialah yang menurunkan hujan, mengetahui apa yang ada dalam rahim. Tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui apa yang akan dikerjakannya besok, dan tidak ada seorang pun yang mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sungguh, Allah Maha Mengetahui lagi Maha Teliti." (QS Luqman: 34).
Ayat tersebut menegaskan bahwa tanda-tanda orang yang mendekati kematian bukanlah cara untuk memastikan kapan seseorang akan meninggal. Dalam ajaran Islam, setiap muslim dianjurkan untuk selalu mempersiapkan diri dengan memperbanyak amal saleh karena waktu datangnya ajal hanya diketahui oleh Allah SWT.
Meski demikian, sejumlah ulama menjelaskan adanya tanda-tanda yang dapat muncul ketika seseorang mendekati kematian, baik yang bersumber dari Al-Qur'an dan hadis maupun yang dijelaskan dalam kitab-kitab ulama.
Lantas, apa saja ciri-ciri orang yang mau meninggal menurut Islam? Berikut penjelasannya beserta dalil dan keterangan yang berkaitan dengan sakaratul maut.
Ciri-Ciri Orang Mau Meninggal
1. Tubuh Mulai Terasa Dingin dari Bagian Kaki
Menurut Imam Al-Ghazali, salah satu tanda seseorang mendekati kematian adalah tubuh mulai terasa dingin. Rasa dingin biasanya muncul dari telapak kaki, kemudian naik ke lutut, paha, hingga bagian tubuh atas seiring melemahnya fungsi tubuh.
Tanda ini merupakan penjelasan ulama dalam Ihya' Ulumiddin dan bukan hadis Nabi SAW.
2. Pandangan Mata Mengarah ke Atas
Ketika ruh mulai dicabut, pandangan mata akan mengikutinya sehingga terlihat seperti menatap ke atas. Rasulullah SAW bersabda:

Artinya: "Sesungguhnya ketika ruh dicabut, pandangan mata akan mengikutinya." (HR Muslim).
3. Napas Menjadi Berat dan Ruh Sampai di Kerongkongan
Al-Qur'an menggambarkan fase ketika nyawa telah mencapai kerongkongan sebagai keadaan seseorang yang berada di ambang kematian.

Artinya: "Sekali-kali tidak! Apabila nyawa telah sampai di kerongkongan, dan dikatakan, 'Siapakah yang dapat menyembuhkan?'" (QS Al-Qiyamah: 26–27).
4. Kening Berkeringat
Rasulullah SAW menjelaskan bahwa salah satu tanda kematian seorang mukmin adalah keluarnya keringat di bagian kening.
"Kematian seorang mukmin ditandai dengan keringat di keningnya." (HR Ahmad dan Tirmidzi).
Keringat yang muncul di kening saat sakaratul maut kerap dijelaskan sebagai salah satu tanda husnul khatimah bagi seorang mukmin.
5. Sulit Berbicara dan Lidah Menjadi Kaku
Menjelang wafat, seseorang dapat mengalami kesulitan berbicara. Karena itu, orang-orang terdekat dianjurkan untuk menuntunnya membaca kalimat tauhid.
Buya Yahya menjelaskan mengenai anjuran tersebut. Rasulullah SAW bersabda: "Talqinlah (tuntunlah) orang yang akan meninggal di antara kalian dengan bacaan 'L? il?ha illall?h'." (HR Muslim).
6. Wajah Orang Beriman Tampak Tenang
Dalam Al-Qur'an disebutkan bahwa malaikat memberikan kabar gembira kepada orang-orang beriman ketika menjelang wafat sehingga mereka tidak perlu takut dan bersedih.

Artinya: "Sesungguhnya orang-orang yang berkata, 'Tuhan kami adalah Allah,' kemudian mereka istiqamah, maka malaikat turun kepada mereka seraya berkata, 'Janganlah kamu takut dan jangan bersedih hati.'" (QS Fussilat: 30).
Para ulama menjelaskan bahwa ketenangan wajah dapat menjadi salah satu tanda husnul khatimah.
Baca Juga :
5 Hari yang Diharamkan Berpuasa dalam Islam
7. Betis Kiri dan Kanan Bertaut
Ketika tenaga tubuh melemah, kedua kaki menjadi sulit digerakkan dan dapat tampak bertaut. Kondisi tersebut digambarkan dalam Al-Qur'an:

Artinya: "Dan bertautlah betis (kiri) dengan betis (kanan)." (QS Al-Qiyamah: 29).
Ayat tersebut menggambarkan kondisi seseorang ketika memasuki fase sakaratul maut.
Benarkah Ada Tanda 100 Hari, 40 Hari, 7 Hari, dan 3 Hari Sebelum Meninggal?
Di masyarakat Indonesia dikenal sejumlah tanda yang dipercaya muncul sebelum seseorang meninggal. Di antaranya, tubuh menggigil 100 hari sebelum meninggal, pusar berdenyut 40 hari sebelumnya, nafsu makan berubah 7 hari sebelumnya, hingga dahi berdenyut 3 hari sebelum kematian.
Penjelasan tersebut kerap dinisbatkan kepada Imam Al-Ghazali dalam sejumlah kitab yang membahas kematian dan alam barzakh. Namun, tanda-tanda tersebut bukan berasal dari Al-Qur'an maupun hadis sahih sehingga tidak dapat dijadikan kepastian bahwa seseorang akan meninggal dalam hitungan hari tertentu.
Ringkasnya, tanda-tanda yang sering disebut di masyarakat antara lain:
- 100 hari: tubuh menggigil dan terasa dingin setelah waktu Asar.
- 40 hari: pusar terasa berdenyut.
- 7 hari: nafsu makan berubah atau meningkat.
- 3 hari: dahi terasa berdenyut kencang.
- Menjelang wafat: napas berat, tubuh melemah, pandangan mata mengarah ke atas, dan kesulitan berbicara.
Para ulama mengingatkan bahwa tanda-tanda tersebut merupakan pendapat sebagian ulama, bukan ketentuan yang pasti terjadi pada setiap orang. Kepastian mengenai waktu dan keadaan kematian seseorang tetap berada di tangan Allah SWT.
Karena itu, tanda-tanda yang disebutkan di atas sebaiknya tidak dijadikan patokan untuk menentukan kapan seseorang akan meninggal. Hal terpenting bagi seorang muslim adalah senantiasa mempersiapkan diri dengan memperbanyak amal saleh dan mengingat kematian.
(Siti Nahdia Usman)