5 Hari yang Diharamkan Berpuasa dalam Islam

Ilustrasi freepik

5 Hari yang Diharamkan Berpuasa dalam Islam

Putri Purnama Sari • 6 September 2026 04:08

Jakarta: Puasa merupakan salah satu ibadah yang dianjurkan dalam Islam. Namun, tidak semua hari diperbolehkan untuk berpuasa. Ada waktu-waktu tertentu yang justru diharamkan untuk berpuasa karena berkaitan dengan hari raya dan waktu yang ditetapkan untuk menikmati makanan serta minuman.

Dalam ajaran Islam, terdapat lima hari yang diharamkan untuk berpuasa, yaitu Hari Raya Idulfitri, Hari Raya Iduladha, serta tiga hari Tasyrik. Selain itu, terdapat pula beberapa waktu yang hukumnya makruh atau memiliki ketentuan khusus untuk berpuasa.

5 Hari yang Diharamkan untuk Berpuasa

Berikut lima hari yang diharamkan bagi umat Islam untuk melaksanakan puasa:

1. Hari Raya Idulfitri, 1 Syawal

Hari pertama Idulfitri atau 1 Syawal merupakan hari yang diharamkan untuk berpuasa. Idulfitri menjadi momentum bagi umat Islam untuk merayakan kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa Ramadan.

Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk menikmati makanan dan minuman serta tidak menjalankan puasa pada hari tersebut.

2. Hari Raya Iduladha, 10 Zulhijah

Selain Idulfitri, umat Islam juga dilarang berpuasa pada 10 Zulhijah, yaitu Hari Raya Iduladha atau hari raya kurban. Pada hari ini, umat Islam melaksanakan salat Id dan penyembelihan hewan kurban sebagai bagian dari ibadah.

3. Hari Tasyrik, 11 Zulhijah

Hari Tasyrik pertama jatuh pada 11 Zulhijah. Hari tersebut masih menjadi bagian dari rangkaian perayaan Iduladha. Pada hari Tasyrik, umat Islam dilarang berpuasa dan dianjurkan untuk memperbanyak zikir, doa, serta menikmati makanan dan minuman.

4. Hari Tasyrik, 12 Zulhijah

Tanggal 12 Zulhijah merupakan hari Tasyrik kedua. Sama seperti hari sebelumnya, umat Islam tidak diperbolehkan menjalankan puasa pada hari ini.

5. Hari Tasyrik, 13 Zulhijah

Hari Tasyrik terakhir jatuh pada 13 Zulhijah. Dengan demikian, tiga hari setelah Iduladha, yaitu 11, 12, dan 13 Zulhijah, termasuk waktu yang diharamkan untuk berpuasa.

Pentingnya Mengetahui Waktu yang Dilarang untuk Berpuasa

Mengetahui waktu yang diperbolehkan dan dilarang untuk berpuasa penting bagi umat Islam agar ibadah yang dilakukan sesuai dengan ketentuan syariat.

Hari raya dan hari Tasyrik memiliki keistimewaan tersendiri. Karena itu, umat Islam tidak diperkenankan menjadikannya sebagai waktu untuk berpuasa, melainkan mengisinya dengan berbagai amalan yang dianjurkan.

Dengan memahami hari yang diharamkan untuk berpuasa, umat Islam dapat menjalankan ibadah sesuai tuntunan sekaligus mengetahui waktu-waktu yang memiliki ketentuan khusus.

(Putri Purnama Sari)