Pemerintah Kucurkan Diskon Tarif Transportasi hingga Bantuan Pangan di Ramadan-Idulfitri 2026

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto: Dok Youtube Kemenko Perekonomian

Pemerintah Kucurkan Diskon Tarif Transportasi hingga Bantuan Pangan di Ramadan-Idulfitri 2026

Eko Nordiansyah • 10 February 2026 14:00

Jakarta: Pemerintah akan memberikan stimulus ekonomi berupa diskon tarif transportasi pada hari besar keagamaan nasional (HKBN) Idulfitri 2026. Stimulus diberikan dalam rangka memberikan dukungan terhadap mobilitas masyarakat.

"Pemerintah memberikan stimulus ekonomi berupa diskon transportasi, total anggarannya adalah Rp911,16 miliar," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa, 10 Februari 2026.

Rincian diskon tarif transportasi

  1. Diskon tarif kereta api sebesar 30 persen untuk perjalanan 14-29 Maret 2026. Target penerima 1,2 juta penumpang
  2. Diskon tarif angkutan laut Pelni 30 persen berlaku mulai 11-5 April 2026. Target penerima 445 ribu penumpang
  3. Diskon 100 persen jasa kepelabuhan untuk angkutan penyeberangan ASDP pada 12-31 Maret 2026. Targetnya untuk 945 ribu kendaraan dan 2,4 juta penumpang.
  4. Diskon tarif pesawat 17-18 persen untuk kelas ekonomi dan perjalanan dalam negeri pada 14-29 Maret 2026. Targetnya 3,3 juta penumpang.

Baca Juga :

Temui Moody's, Danantara Diminta Jelaskan Kepastian Arah Fiskal RI



(Ilustrasi. Foto: Dok istimewa)

WFA bagi ASN dan swasta

Untuk mendukung mobilitas dan memudahkan masyarakat merencanakan perjalanan selama libur Idulfitri, Airlangga menyebut, pemerintah menetapkan kebijakan work from anywhere (WFA). Kebijakan ini berlaku bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun pekerja swasta.

"Pemerintah menerapkan skema kerja work from anywhere, bukan libur, ini WFA atau flexible work arrangement 16, 17, 25, 26, 27 Maret 2026," ujar dia.

Bantuan pangan bagi masyarakat

Selain itu, pemerintah akan menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat. Airlangga menjelaskan, bantuan berupa 10 kilogram (kg) beras dan 2 liter minyak goreng akan diberikan selama dua bulan mulai Februari 2026.

"Target penerima 35,04 juta keluarga penerima manfaat (KPM), yaitu masyarakat yang berasal dari desil 1-4, esetimasi anggarannya Rp11,92 triliun dan ini akan mulai disalurkan di bulan ramadan atau Februari nanti," ungkapnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Eko Nordiansyah)