Asosiasi Media Digital, Komunikasi dan Kreatif (Amikraf) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) ke-2 di kawasan Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)
Munas Kedua Amikraf Perkuat Jejaring Praktisi dan Akademisi
Deny Irwanto • 15 February 2026 15:47
Yogyakarta: Asosiasi Media Digital, Komunikasi dan Kreatif (Amikraf) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) ke-2 di kawasan Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sabtu, 14 Februari 2026. Forum ini menjadi momentum penting bagi organisasi profesi di bidang media digital, komunikasi, dan kreatif dalam memperkuat tata kelola serta merumuskan arah strategis ke depan.
Dalam Munas tersebut, Amikraf membahas dan menetapkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), mengesahkan Ketua Umum terpilih, serta menyusun program kerja periode mendatang. Ketua Umum Amikraf periode 2026–2031, Fajar Junaedi, menegaskan pentingnya membangun konektivitas antara dunia industri dan perguruan tinggi.
"Melalui Amikraf, para praktisi bisa memberi kontribusi dalam penyusuan profil lulusan, yang selanjutnya oleh akademisi bisa dikembangkan menjadi outcomes learning yang menjadi acuan dalam penyusunan mata kuliah berorientasi pada outcomes based education," kata Fajar dalam keterangan pers dikutip Minggu, 15 Februari 2026.
Fajar menambahkan tantangan global di era digitalisasi menuntut adanya jejaring kuat antara praktisi dan akademisi. "Amikraf adalah jembatan yang menjadi titik temu jejaring praktisi dan akademisi," jelas Fajar.
Sementara Ketua Umum Amikraf periode sebelumnya, Noor Iza, menekankan penguatan tata kelola organisasi menjadi langkah strategis untuk menjawab kompleksitas ekosistem media digital saat ini.
“Ke depan, Amikraf berkomitmen untuk terus meningkatkan kompetensi profesional anggotanya melalui berbagai program seperti seminar, workshop, pelatihan, festival, dan pameran karya," ungkap Noor.
Selain peningkatan kompetensi, Amikraf juga berencana memperkuat inovasi, memperluas jejaring kolaboratif, serta mendorong advokasi kebijakan publik yang berpihak pada pengembangan profesi media digital, komunikasi, dan kreatif di Indonesia.
Melalui Munas ke-2 ini, Amikraf menegaskan langkah strategisnya untuk menjadi asosiasi profesi yang unggul, inklusif, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.
“Dengan semangat profesionalisme dan kebersamaan, AMIKRAF optimistis dapat terus berkontribusi sebagai mitra strategis pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam memajukan ekosistem industri media digital, komunikasi, dan kreatif di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.