Ilustrasi kegiatan sport tourism. Foto: Metrotvnews.com.
Pariwisata Olahraga Jadi Mesin Baru Penggerak Ekonomi Bali
Ade Hapsari Lestarini • 3 August 2026 11:10
Sanur: Sport tourism di Bali terus menunjukkan geliat positif. Sekitar 3.500 pelari dari 13 negara akan meramaikan ajang lari internasional yang digelar di kawasan Pantai Mertasari, Sanur, sekaligus memberikan dorongan terhadap sektor pariwisata dan ekonomi lokal.
Ajang lari tersebut akan berlangsung di kawasan pesisir Sanur dengan dua kategori, yakni 5 kilometer (5K) dan 10 kilometer. Berdasarkan data panitia, peserta berasal dari Australia, Prancis, Jepang, Singapura, Korea Selatan, Italia, Brasil, Filipina, Rusia, Swedia, Maroko, Afrika Selatan, dan Indonesia.
Jumlah peserta tersebut menempatkan ajang ini sebagai salah satu lomba lari internasional terbesar yang digelar di Bali. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya minat pada kategori 5K yang diikuti lebih dari separuh total pelari. Sementara kategori 10K didominasi pelari berpengalaman yang memanfaatkan Bali sebagai lokasi persiapan menjelang berbagai kompetisi lari internasional.
Penyelenggaraan ajang lari pada musim puncak kunjungan wisata dinilai berpotensi memberikan efek berganda (multiplier effect) bagi perekonomian daerah. Kehadiran ribuan peserta, termasuk pelari mancanegara, diperkirakan meningkatkan tingkat hunian hotel, aktivitas restoran, transportasi, hingga penjualan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan Sanur dan sekitarnya.

Sport tourism di Bali terus menunjukkan geliat positif. Foto: dok istimewa.
Mendorong pertumbuhan ekonomi via sport tourism
CEO Circle K Indonesia Mark Soetantyo mengatakan ajang tersebut tidak hanya menjadi kegiatan olahraga, tetapi juga bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pengembangan sport tourism.
"Kehadiran pelari dari mancanegara menjadi bukti ajang ini berkembang menjadi event lari yang dinantikan komunitas internasional. Kami berharap penyelenggaraannya turut mendorong pertumbuhan ekonomi Bali melalui sport tourism," ujar Mark.
Selain kompetisi lari, panitia juga menyiapkan berbagai aktivitas pendukung serta paket apresiasi bagi peserta. Seluruh pelari akan memperoleh paket berisi produk dari sponsor, sementara panitia menyediakan doorprize dan grand prize dengan total hadiah mencapai ratusan juta rupiah.
Tren penyelenggaraan ajang olahraga berskala internasional dinilai semakin memperkuat posisi Bali sebagai destinasi sport tourism. Selain menarik wisatawan, kegiatan semacam ini juga membuka peluang usaha bagi sektor akomodasi, kuliner, transportasi, hingga ekonomi kreatif di daerah.