Mahasiswi Tewas Terlindas Truk di Tubagus Angke Jakbar

Ilustrasi kecelakaan. Foto: Antara.

Mahasiswi Tewas Terlindas Truk di Tubagus Angke Jakbar

Anggi Tondi Martaon • 28 July 2026 16:07

Jakarta: Perempuan pengendara sepeda motor tewas seketika akibat kecelakaan fatal di Jalan Pangeran Tubagus Angke, Grogol Petamburan, Jakarta Barat (Jakbar), Senin malam, 27 Juli 2026. Kecelakaan terjadi karena korban berserempetan dengan truk.

Korban bernama NEN, 21, mahasiswi asal Purworejo, Jawa Tengah. Korban mengembuskan napas terakhirnya di lokasi kejadian akibat luka berat pada bagian kepala.

"Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalan Pangeran Tubagus Angke arah utara, tepatnya dekat Rumah Pompa. Korban meninggal dunia di TKP (tempat kejadian perkara) akibat luka parah pada bagian kepala," ujar Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satlantas Polres Metro Jakarta Barat AKP Joko Siswanto dikutip dari Antara, Selasa, 28 Juli 2026. 

Baca Juga :

Kecelakaan Maut di Meruya Utara Jakbar Tewaskan Seorang Pemotor

Insiden itu bermula saat sepeda motor yang dikendarai korban melaju di Jalan Pangeran Tubagus Angke dari arah selatan menuju utara sekitar pukul 18.30 WIB. Setibanya di dekat Rumah Pompa Wilayah Grogol Petamburan, kendaraan korban berserempetan dengan truk boks yang dikemudikan oleh AS, 24, yang melaju searah dari sebelah kanan sepeda motor korban.

"Akibat serempetan tersebut, kendaraan sepeda motor terpental ke arah kiri, sementara pengendaranya terpental ke kanan dan jatuh tepat di jalur roda belakang kiri truk, hingga akhirnya terlindas," ungkap Joko.

Ilustrasi. Foto: Medcom.id.

Dia menyebutkan jenazah korban langsung dievakuasi oleh petugas Tim 2 Unit Laka Satlantas Polres Metro Jakarta Barat ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tangerang untuk dilakukan visum. Petugas juga telah mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda milik korban, satu unit truk boks beserta dokumen STNK dan SIM milik pengemudi truk untuk diproses lebih lanjut.

"Untuk penyebab pasti kecelakaan, masih dalam proses penyelidikan intensif oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Barat," ungkap Joko.

(Anggi Tondi)