(MI)
6 Hari Pencarian, Jasad Korban Banjir Bandang Pasaman Ditemukan
Yose Hendra • 23 September 2026 13:45
Pasaman: Tim SAR gabungan bersama warga setempat berhasil menemukan jasad korban banjir bandang di aliran Sungai Gala-Gala, Kampung Parit, Jorong Tonang Raya, Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Duo Koto, Kabupaten Pasaman, Sumatra Barat, pada Rabu pagi, 23 September 2026. Korban bernama Amri Anton, 51, warga Tolang Dolok, Nagari Simpang Tonang, dilaporkan hanyut terseret arus banjir bandang pada Jumat, 18 September 2026.
Jasad korban akhirnya ditemukan pada hari keenam pencarian, berjarak sekitar dua kilometer dari titik awal kejadian. Pencarian yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga 10.00 WIB tersebut melibatkan personel gabungan dari Sat Samapta Polres Pasaman, Polsek Duo Koto, Basarnas, BPBD, TNI, relawan PMI, serta masyarakat setempat.

Ilustrasi. Penampakan kompleks perkantoran bupati Solok di Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat pascabencana banjir bandang. ANTARA/HO-Diskominfo Solok
Operasi pencarian dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Pasaman Iptu Hermanto dengan menyisir sepanjang alur sungai dan memeriksa tumpukan kayu hanyut. Kapolres Pasaman AKBP Adirawa Permana Anggawisastra mengapresiasi kerja keras seluruh elemen yang terlibat hingga korban berhasil ditemukan.
"Kami menyampaikan dukacita yang mendalam kepada keluarga korban. Terima kasih kepada seluruh tim gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD, PMI, serta masyarakat Nagari Simpang Tonang yang tanpa kenal lelah melakukan pencarian hingga hari keenam ini. Sinergi dan kerja sama di lapangan sangat membantu kelancaran proses evakuasi," ujar Adirawa, Rabu, 23 September 2026.
Jasad korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 09.30 WIB dan langsung dibawa ke Puskesmas Simpang Tonang untuk menjalani *visum et repertum*. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka untuk proses pemulasaraan dan pemakaman.