Rapat Koordinasi (Rakor) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Tahun 2026 di Jakarta. Dokumentasi/ istimewa.
Kemenimipas Tekankan Peran ASN dalam Menghadirkan Perbaikan Layanan
Deny Irwanto • 23 September 2026 23:38
Jakarta: Upaya mendorong aparatur sipil negara (ASN) agar lebih inovatif menjadi salah satu pesan dalam penutupan Rapat Koordinasi (Rakor) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Tahun 2026 di Jakarta, hari ini.
Rakor yang mengusung tema 'Dari Evaluasi Menuju Aksi: Wujudkan Kemenimipas Berkualitas dan Berintegritas' tidak hanya membahas tindak lanjut kebijakan, tetapi juga memberikan ruang bagi pegawai untuk berbagi pengalaman dalam menghadirkan perubahan di lingkungan kerja.
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, mendorong jajaran Kemenimipas untuk menerjemahkan hasil evaluasi menjadi langkah nyata melalui inovasi yang berangkat dari persoalan di lingkungan kerja.
"Semangat perubahan itu telah ditunjukkan oleh Saudara Wiko Nurdian. Melalui inovasi aplikasi nomor urut surat arsip, inovasi ini menunjukkan bahwa perbaikan tidak selalu harus menunggu anggaran besar, kebijakan besar, atau instruksi dari pusat. Perubahan dapat dimulai dari kepedulian melihat masalah, keberanian mengambil inisiatif, dan kemampuan menghadirkan solusi," kata Agus dalam keterangan pers dikutip, Rabu, 23 September 2026.
.jpeg)
Rapat Koordinasi (Rakor) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Tahun 2026 di Jakarta. Dokumentasi/ istimewa.
Sesi tersebut menampilkan karya Wiko Nurdian, Pranata Komputer Ahli Pertama pada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi NTT. Wiko meraih juara pertama dalam ajang Lomba Menulis Opini ASN Menulis X Kumparan melalui karya yang mengangkat gagasan mengenai peran ASN dalam menghadirkan inovasi dan perubahan.
Melalui karya tersebut, Wiko mengangkat pandangan mengenai pentingnya ASN tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga mampu melihat persoalan di lingkungan kerja dan mencari solusi yang dapat diterapkan.
Inovasi yang diperkenalkan Wiko berupa aplikasi nomor urut surat arsip menjadi salah satu contoh perubahan yang dapat dimulai dari kebutuhan di lingkungan kerja. Pengalaman tersebut kemudian dibagikan dalam forum yang dihadiri pimpinan tinggi, kepala kantor wilayah, serta kepala unit pelaksana teknis Kemenimipas dari seluruh Indonesia.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Menteri Agus juga menyerahkan Piagam Penghargaan Anugraha Wira Wibawa Dharmesti Pratama kepada Wiko. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam mendorong peningkatan kualitas layanan publik di lingkungan Kemenimipas.
Bagi Kemenimipas, ruang berbagi pengalaman dan inovasi menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan kerja yang mendorong pegawai untuk mengembangkan gagasan. Pengalaman dari unit kerja juga dapat menjadi bahan pembelajaran dalam melihat peluang perbaikan di lingkungan masing-masing.
Melalui semangat evaluasi dan aksi, Kemenimipas mendorong jajaran ASN untuk terus meningkatkan kinerja serta menghadirkan perubahan yang dapat memberikan manfaat bagi organisasi dan kualitas pelayanan publik.