Ilustrasi. Foto: dok MI/Usman Iskandar.
IHSG Naik 116 Poin, Sentimen Pasar Mulai Pulih
Ade Hapsari Lestarini • 27 August 2026 17:26
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup menguat seiring meredanya kekhawatiran pelaku pasar terhadap risiko stabilitas keamanan di dalam negeri.
IHSG ditutup naik 116,06 poin atau 1,81 persen ke posisi 6.521,75. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 menguat 8,52 poin atau 1,35 persen ke posisi 641,07.
"Penguatan IHSG hari ini terutama mencerminkan meredanya kekhawatiran pasar terhadap risiko domestik, setelah pembukaan perdagangan yang relatif kondusif," ujar pengamat pasar modal Elandry Pratama, dilansir Antara, Kamis, 27 Agustus 2026.
Elandry mengatakan aksi beli bersih (net buy) pada saham-saham berkapitalisasi besar turut menopang indeks. Investor menilai tekanan yang terjadi sebelumnya telah banyak tercermin dalam harga saham (priced-in).
"Dari eksternal, sentimen regional yang lebih positif serta stabilnya pergerakan nilai tukar rupiah ikut menjaga sentimen pasar," ujar Elandry.
Baca Juga :
Simak 6 Rekomendasi Saham Buat Trading Hari Ini
Menurut dia, investor mulai kembali melakukan akumulasi secara selektif, terutama pada saham likuid dan saham-saham blue chip yang sebelumnya mengalami koreksi. Namun, pelaku pasar belum sepenuhnya agresif karena masih mencermati perkembangan situasi domestik, arah aliran dana asing (foreign flow), serta sentimen global.
"Jadi, penguatan hari ini lebih mencerminkan perbaikan risk appetite, tetapi tetap disertai pendekatan selektif," kata Elandry.
Dalam jangka pendek, ia memproyeksikan IHSG berpeluang melanjutkan penguatan apabila situasi domestik tetap kondusif dan tidak ada tekanan baru dari pasar global maupun nilai tukar rupiah.
Meski demikian, ia mengingatkan peluang aksi ambil untung (profit taking) tetap terbuka setelah IHSG mengalami kenaikan cukup cepat.
"Investor sebaiknya tidak mengejar saham yang sudah naik terlalu tinggi dan lebih fokus pada emiten dengan fundamental solid, likuiditas baik, serta katalis kinerja yang masih terjaga," ujar Elandry.

Ilustrasi papan perdagangan di BEI. Foto: dok MI/Usman Iskandar.
Seluruh sektor menguat
IHSG dibuka menguat dan sempat berada di zona negatif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG kembali bergerak di zona hijau hingga penutupan perdagangan.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, seluruh 11 sektor menguat. Sektor kesehatan memimpin kenaikan sebesar 3,71 persen, diikuti sektor barang konsumen nonprimer dan sektor industri yang masing-masing naik 3,69 persen dan 3,59 persen.
Saham yang mengalami penguatan harga terbesar antara lain GRPH, BIKE, KETR, NICK, dan CBUT. Sementara saham dengan pelemahan harga terbesar yakni RGAS, GRIA, JAST, WINE, dan WGSH.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.954.000 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan mencapai 35,18 miliar lembar saham senilai Rp13,51 triliun. Sebanyak 578 saham naik, 103 saham turun, dan 282 saham tidak bergerak.
Di kawasan Asia, sejumlah bursa bergerak beragam pada perdagangan sore. Indeks Nikkei melemah 0,14 persen ke 66.168,00, indeks Shanghai menguat 1,13 persen ke 3.956,57, indeks Hang Seng turun 0,34 persen ke 25.565,74, indeks Kospi naik 1,53 persen ke 6.912,37, sedangkan indeks Strait Times melemah 0,66 persen ke 5.683,75.