Kondisi wilayah terdampak bencana alam di Sumatra Utara. (Dokumentasi/ Metro TV)
Media Indonesia • 30 November 2025 15:14
Sibolga: Kota Sibolga, Sumatra Utara, dilaporkan mengalami krisis logistik pascabencana yang melanda wilayah tersebut. Kelangkaan pasokan bahan pokok memicu kepanikan warga, yang terpaksa mengambil tindakan nekat dengan membongkar sejumlah gerai ritel modern.
Poltak Parhuluhtan Silaban, seorang warga setempat, mengonfirmasi kondisi darurat tersebut pada Minggu, 30 November 2023. Ia menyatakan minimnya pasokan membuat masyarakat kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok. Krisis ini mendorong sejumlah warga untuk membongkar gerai ritel seperti Indomaret dan Alfamidi guna memperoleh bahan makanan.
"Pemerintah harus memastikan pendistribusian bantuan logistik tepat sasaran dan memetakan wilayah yang paling terdampak agar penyaluran bantuan lebih merata," ujar Poltak, Minggu, 30 November 2025.
Berdasakan pantauan di lapangan, personel TNI, Basarnas, dan masyarakat setempat tengah bekerja sama membersihkan badan jalan menuju daerah yang masih terisolasi. Upaya ini dilakukan untuk membuka akses transportasi sehingga bantuan dapat segera didistribusikan kepada warga yang membutuhkan.
Usai percakapan telepon singkat mengenai kondisi darurat tersebut, Poltak tidak dapat lagi dihubungi. Ia hanya sempat meninggalkan pesan singkat melalui WhatsApp, dan hingga berita ini diturunkan, telepon selulernya masih belum aktif.

Pembukaan ruas jalan Tapanuli Utara-Sibolga yang terputus akibat banjir dan longsor, Kamis (27/11).