Prabowo: Semangat Waisak Perkuat Persaudaraan dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo Subianto. Foto: Dok. BPMI Sekretariat Presiden.

Prabowo: Semangat Waisak Perkuat Persaudaraan dan Persatuan Bangsa

Fachri Audhia Hafiez • 31 May 2026 22:37

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa semangat Hari Raya Waisak harus menjadi inspirasi utama untuk memperkuat tali persaudaraan dan persatuan bangsa. Pesan damai ini disampaikan di tengah keberagaman yang menjadi kekuatan utama Indonesia.

“Di Hari Waisak ini, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, atas nama pribadi dan atas nama pemerintah, mengucapkan selamat Hari Raya Waisak 2570 Buddhist Era kepada seluruh umat Buddha Indonesia dan seluruh umat Buddha di berbagai penjuru dunia,” ucap Prabowo melalui tayangan video pada puncak peringatan Hari Tri Suci Waisak 2570 BE/2026, dilansir Antara, Minggu, 31 Mei 2026.
 


Kepala Negara menekankan bahwa esensi perayaan tahun ini membawa pesan moral yang sangat mendalam. Nilai-nilai luhur tersebut dinilai sangat relevan untuk diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Semangat Waisak Tahun ini dengan Tema Dharma sebagai Sumber Moral dan Kebijaksanaan, Cinta Kasih Sumber Perdamaian Dunia, hendaknya menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus memperkuat persaudaraan, menebarkan kebaikan, mengedepankan dialog, dan menjaga kerukunan di tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujar Prabowo.

Lebih lanjut, Prabowo mengingatkan bahwa perbedaan latar belakang suku, agama, dan budaya bukanlah sebuah sekat pemisah. Sebaliknya, seluruh elemen rakyat Indonesia sejatinya dipersatukan oleh satu visi besar yang sama untuk masa depan Tanah Air.

“Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar karena keberagamannya. Kita memiliki latar belakang suku, agama, budaya, dan tradisi, serta adat yang berbeda-beda. Namun kita dipersatukan oleh cita-cita yang sama, yaitu membangun Indonesia yang damai, yang adil, makmur, dan sejahtera,” tuturnya.

Di tengah kedinamisan serta tantangan global yang penuh dengan ketidakpastian, Kepala Negara mengajak masyarakat untuk tidak kehilangan arah. Sikap saling bahu-membahu menjadi kunci utama dalam mempertahankan stabilitas nasional.

"Kita harus terus bekerja keras, saling membantu, dan bergotong royong untuk mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia,” kata Prabowo.


Perayaan Hari Raya Waisak di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat. Foto: Metrotvnews.com/Muhammad Alvi Randa.

Prabowo meyakini, fondasi karakter bangsa akan semakin kokoh apabila nilai-nilai universal seperti welas asih dan toleransi terus dirawat dengan baik oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Saya yakin dan percaya bahwa nilai-nilai welas asih, toleransi, dan kebijaksanaan yang diajarkan dalam ajaran Buddha akan semakin memperkokoh karakter bangsa Indonesia sebagai bangsa yang menjunjung tinggi kemanusiaan dan perdamaian,” ungkapnya.

Melalui momentum suci ini, Kepala Negara juga menyelipkan ajakan reflektif untuk meningkatkan kepedulian sosial serta mempererat kembali rasa kebersamaan nasional.

“Marilah kita jadikan peringatan Hari Raya Waisak ini sebagai momentum untuk mempererat persaudaraan nasional, memperkuat semangat pengabdian kepada bangsa, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama,” imbuh Prabowo.

Menutup taklimatnya, Prabowo menyematkan doa dan harapan terbaik agar nilai-nilai luhur Waisak dapat menjadi suluh yang menerangi peta jalan pembangunan menuju Indonesia yang lebih gemilang.

“Semoga cahaya kebijaksanaan, kedamaian, dan kasih sayang senantiasa menerangi langkah kita dalam membangun Indonesia yang maju, modern, kuat, dan harmonis,” kata Prabowo.

(Fachri Audhia Hafiez)