100 KK di Kota Pasuruan Terdampak Banjir Luapan Sungai Welang

Banjir di Kota Pasuruan, Jawa Timur. ANTARA/HO-BPBD Pasuruan

100 KK di Kota Pasuruan Terdampak Banjir Luapan Sungai Welang

Silvana Febiari • 23 April 2026 15:50

Kota Pasuruan: Sebanyak 100 Kepala Keluarga (KK) di Kota Pasuruan, Jawa Timur terdampak banjir akibat meluapnya Sungai Welang. Kondisi ini terjadi setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut pada Selasa, 21 April 2026.

"Personel BPBD (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) Provinsi Jawa Timur bersama BPBD Kota Pasuruan telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan kaji cepat serta koordinasi dengan perangkat desa setempat," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, dilansir dari Antara, Kamis, 23 April 2026. 

BNPB mengkonfirmasi banjir yang terjadi setelah hujan deras tersebut menggenangi area permukiman warga dan akses jalan di tujuh kelurahan. Sedikitnya 100 rumah sempat terendam.
 


Masing-masing wilayah terdampak meliputi Kelurahan Karangketug di Kecamatan Gadingrejo. Kemudian, Kelurahan Petamanan, Kebonsari, dan Kandang Sapi di Kecamatan Panggungrejo, serta Kelurahan Wirogunan, Puturejo, dan Purworejo di Kecamatan Purworejo.

"Personel di lapangan juga melakukan pemantauan ketinggian genangan secara berkala serta distribusi logistik kepada warga terdampak. Kondisi pada Rabu (22 April), cuaca terpantau hujan ringan dan banjir telah surut," ungkap Abdul.


Ilustrasi banjir. Metrotvnews.com/Khairunnisa Puteri M


Saat ini, Jawa Timur berada dalam status siaga darurat bencana hidrometeorologi basah sesuai Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/845/013/2025 yang berlaku aktif sampai dengan 1 Mei 2026.

Menurut dia, penanganan terhadap penyintas semestinya bisa dilaksanakan maksimal dan diharapkan bisa menunjang upaya mitigasi terhadap potensi banjir susulan. Sebab, kondisi cuaca di lokasi masih mengalami hujan dengan intensitas ringan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)