Biar Tak Tertukar, Koper Calon Haji Pacitan Boleh Dipasang Penanda

Koper jamaah calon haji asal Pacitan yang telah dikumpulkan di Kantor Kementerian Haji dan Umrah setempat diberi tanda khusus untuk memudahkan identifikasi. ANTARA/HO-Kemenhaj Pacitan

Biar Tak Tertukar, Koper Calon Haji Pacitan Boleh Dipasang Penanda

Silvana Febiari • 26 April 2026 16:31

Pacitan: Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Pacitan, Jawa Timur memberi keleluasaan kepada calon jemaah haji yang ingin menandai koper bagasi. Langkah ini bertujuan mempermudah identifikasi dan pengenalan aset bawaan masing-masing.

"Tidak ada imbauan khusus, tetapi itu inisiatif jemaah untuk memudahkan mengenali koper saat di Tanah Suci,” kata Plt Kepala Kantor Kemenhaj Pacitan Marjuni, dilansir dari Antara, Minggu, 26 April 2026. 

Menurut dia, penanda tersebut diperbolehkan selama tidak menutupi identitas resmi koper yang telah dipasang petugas. Keberadaan penanda akan sangat membantu jemaah saat pengambilan koper di hotel, mengingat proses distribusi dilakukan secara massal.
 


“Kalau sudah diberi tanda sejak dari tanah air, akan lebih mudah saat pengambilan koper di hotel masing-masing,” ujarnya.

Pengumpulan koper bagasi dilakukan 274 calon haji Pacitan sejak Minggu pagi. Kebanyakan koper diberi penanda khusus oleh jemaah. 

Ada yang diberi tanda menggunakan boneka kecil, kain, atau pita. Semua dilakukan guna mempermudah pengenalan saat pencarian koper saat mereka tiba di Tanah Suci.


Ilustrasi haji. (Pexels)


Marjuni menegaskan batas maksimal berat koper bagasi adalah 32 kilogram. Seluruh koper ditimbang sebelum dikirim ke embarkasi untuk memastikan sesuai ketentuan.

“Kalau melebihi 32 kilogram harus dikurangi. Jemaah kami edukasi untuk menyesuaikan isi koper agar tidak melampaui batas,” ungkapnya.

Ia memastikan hingga saat ini seluruh koper jemaah masih dalam batas yang diperbolehkan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)