Qatar Bantah Tahan Pilot Iran, Sebut Klaim Teheran Menyesatkan

Bendera Qatar. (Anadolu Agency)

Qatar Bantah Tahan Pilot Iran, Sebut Klaim Teheran Menyesatkan

Willy Haryono • 16 August 2026 12:02

Doha: Qatar membantah tuduhan Iran yang menyebut tiga pilot Iran masih ditahan oleh pasukan Qatar. Doha menyebut klaim tersebut “menyesatkan” dan mempertanyakan waktu kemunculannya di tengah upaya diplomatik untuk meredakan ketegangan kawasan.

Insiden tersebut bermula pada 2 Maret, saat Qatar menyatakan angkatan udaranya menembak jatuh dua pesawat pengebom Iran Su-24. Peristiwa itu disebut sebagai intersepsi pertama terhadap pesawat Iran di kawasan Teluk selama perang.

Dikutip dari The National News, Minggu, 16 Agustus 2026, Penasihat Perdana Menteri Qatar sekaligus Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Qatar Majed Al Ansari mengatakan pihaknya telah melakukan kontak dengan para pilot setelah mereka melanggar wilayah udara Qatar.

“Kami menegaskan kembali bahwa kontak telah dilakukan dengan pilot terkait setelah mereka melanggar wilayah udara Qatar dan setelah memastikan lintasan penargetan,” ujar Al Ansari melalui X.

Menurutnya, Qatar telah mengikuti aturan pelibatan dan berupaya berkomunikasi dengan para pilot sebelum mengambil tindakan untuk mempertahankan wilayahnya sesuai dengan hukum internasional.

Al Ansari mengatakan Qatar juga telah menjelaskan insiden tersebut melalui jalur resmi pada saat kejadian.

Tim pencarian dan penyelamatan Qatar kemudian melakukan operasi untuk mencari jasad para pilot.

“Tim pencarian dan penyelamatan Qatar, yang memiliki keahlian dan kemampuan kelas dunia, telah menjalankan tugas mereka sepenuhnya dalam mencari jasad para pilot,” katanya.

Qatar kemudian menghubungi Iran untuk mengoordinasikan penyerahan jasad salah satu pilot yang ditemukan, sesuai dengan ketentuan hukum humaniter internasional.

Doha juga mengundang tim Iran untuk datang ke Qatar pada April guna menerima informasi mengenai operasi pencarian dan penyelamatan tersebut. Namun, menurut Al Ansari, Iran belum memberikan tanggapan.

Versi Iran

Pernyataan Qatar tersebut bertentangan dengan versi Iran.

Dalam surat kepada Komite Palang Merah Internasional (ICRC), Brigadir Jenderal Mohammad Bagherzadeh, Komandan Komite Pencarian Orang Hilang dari Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran, menuduh tiga pilot Iran yang selamat dari insiden tersebut ditangkap pasukan Qatar dan masih ditahan.

Bagherzadeh menuduh Qatar tidak mengizinkan para pilot berkomunikasi dengan keluarga maupun pejabat Iran, meski telah dilakukan upaya diplomatik.

Dia menyebut kondisi tersebut sebagai pelanggaran terhadap hak para pilot berdasarkan Konvensi Jenewa.

Dalam suratnya, Bagherzadeh juga menyebut para pilot sebagai “tawanan perang” dan menilai persoalan tersebut perlu dipertimbangkan berdasarkan ketentuan mengenai kejahatan perang.

Iran meminta Palang Merah mengunjungi para pilot yang disebut masih ditahan, memastikan kondisi kesehatan dan fisik mereka, serta membantu memfasilitasi pembebasan mereka.

Sementara itu, Qatar mengatakan upaya diplomatik untuk mengurangi ketegangan di kawasan masih terus berlangsung.

Baca juga: Pilot dari Jet Tempur AS yang Ditembak Jatuh di Iran Berhasil Diselamatkan

(Willy Haryono)