Berlayar dengan Aqua Luna, Menelusuri Sisi Lain Hong Kong dari Victoria Harbour

Kapal Tradisional Aqua Luna bersandar di salah satu dermaga di Victoria Harbour, Hong Kong. Metrotvnews.com/ Whisnu Mardiansyah.

Berlayar dengan Aqua Luna, Menelusuri Sisi Lain Hong Kong dari Victoria Harbour

Whisnu Mardiansyah • 27 June 2026 06:03

Hong Kong: Liburan musim panas di Hong Kong menghadirkan beragam pengalaman wisata, salah satunya adalah menikmati keindahan Victoria Harbour dari atas kapal layar tradisional bernama Aqua Luna. Kapal dengan tiga layar merah ini telah menjadi ikon baru wisata maritim di pelabuhan terkenal di Asia tersebut.

Aqua Luna, yang dalam Bahasa Kanton dikenal dengan nama Cheung Po Tsai merupakan kapal layar tradisional Tiongkok yang beroperasi di Victoria Harbour. Kapal ini diluncurkan pada Januari 2006 dan dinamai menurut nama bajak laut terkenal abad ke-19 yang pernah beroperasi di perairan Hong Kong dan sekitarnya .

Keunikan kapal ini karena proses pembuatannya yang masih menggunakan metode tradisional oleh pengrajin kapal yang menghabiskan waktu 18 bulan. Kapal sepanjang 28 meter ini memiliki dua dek dengan luas total 1.500 kaki persegi, dilengkapi dengan dek atas yang memiliki sofa dan dek bawah yang berfungsi sebagai ruang makan.

Saat musim panas tiba, salah satu pengalaman yang banyak diburu wisatawan adalah berlayar menyusuri Victoria Harbour menggunakan Aqua Luna. Berlayar di Victoria Harbour bukan sekadar menikmati perjalanan di atas air, tetapi juga mengenal dan belajar sejarah, ekonomi, hingga identitas Hong Kong sebagai salah satu kota pelabuhan paling terkenal di dunia.


Kapal Tradisional Aqua Luna bersandar di salah satu dermaga di Victoria Harbour, Hong Kong. Metrotvnews.com/Whisnu Mardiansyah


Victoria Harbour, Jantung Maritim Hong Kong


Victoria Harbour adalah pelabuhan alami yang membentang di antara Pulau Hong Kong dan Semenanjung Kowloon. Sejak abad ke-19, Victoria Harbour sudah menjadi aktivitas perdagangan internasional.

Melansir dari Hong Kong Tourism Board (HKTB), posisinya yang strategis menjadikan Victoria Harbour sebagai salah satu pelabuhan tersibuk di dunia. Kapal kargo, kapal pesiar, feri, hingga kapal wisata silih berganti melintasi jalur perairan ini setiap harinya. 

Dari Victoria Harbour menyuguhkan pemandangan dengan lanskap gedung-gedung pencakar langit yang menjadi ikon Hong Kong, mulai dari kawasan Central, Admiralty, Wan Chai, Tsim Sha Tsui, International Finance Centre (IFC), Bank of China Tower, hingga Hong Kong Convention and Exhibition Centre dapat terlihat jelas selama pelayaran. Lanskap tersebut perpaduan antara Hong Kong sebagai kota modern sekaligus masih merekam jejak-jejak sejarah maritim. 


Lanskap Hong Kong kapal layar Aqua Luna di Pelabuhan Victoria Harbour. Metrotvnews.com/Whisnu Mardiansyah


Kapal wisata Aqua Luna ini dirancang menyerupai kapal jung tradisional Tiongkok, lengkap dengan layar merah besar yang menjadi ciri khasnya. Desain tersebut terinspirasi dari kapal-kapal layar yang dahulu menjadi tulang punggung perdagangan di pesisir Tiongkok Selatan.

Meski tampilannya masih tradisional, Aqua Luna dibangun dengan standar keselamatan modern. Kapal berlayar dengan kecepatan lambat sehingga wisatawan bisa mengabadikan pemandangan Hong Kong dari laut. 

Banyak wisatawan mengenal Hong Kong melalui jalan-jalan padat, pusat perbelanjaan, atau kawasan kuliner. Namun, wajah kota ini akan terlihat sangat berbeda ketika dinikmati dari atas Victoria Harbour.

Perjalanan semakin menarik, karena kapal melintas di antara berbagai jenis armada laut yang masih aktif beroperasi di Victoria Harbour. Feri penumpang, kapal barang, kapal patroli, hingga kapal pesiar internasional. Ini membuktikan jika Victoria Harbour bukan hanya objek wisata, melainkan pelabuhan yang tetap hidup dan berfungsi sebagai salah satu simpul ekonomi Hong Kong.

   

Waktu Terbaik Menikmati Pelayaran di Victoria Harbour


Musim panas menjadi salah satu periode tersibuk bagi sektor pariwisata Hong Kong. Meski suhu udara dapat mencapai lebih dari 30 derajat celsius dengan tingkat kelembapan yang tinggi, berlayar dengan menggunakan Aqua Luna tak terasa berkat embusan angin laut.

Akses menuju Aqua Luna mudah dijangkau. Wisatawan dapat naik dari beberapa dermaga utama, termasuk Central Pier di Pulau Hong Kong maupun Tsim Sha Tsui Pier di Kowloon.

Kedua kawasan tersebut terhubung langsung dengan jaringan transportasi publik Mass Transit Railway (MTR) sejenis MRT. Sehingga wisatawan tidak perlu kendaraan pribadi untuk mencapai lokasi dermaga. Pasalnnya, hampir seluruh kawasan pelabuhan dapat dijangkau dengan jaringan transportasi umum yang saling terhubung.



Moda transportasi utama menuju Victoria Harbour bisa dengan naik Mass Transit Railway (MTR). Dari sisi Kowloon, wisatawan dapat turun di Stasiun East Tsim Sha Tsui atau Tsim Sha Tsui yang hanya berjarak beberapa menit berjalan kaki menuju Tsim Sha Tsui Promenade, Avenue of Stars, dan dermaga Star Ferry. Sementara dari sisi Pulau Hong Kong, akses ditempuh melalui Stasiun Central atau Admiralty.

Seluruh moda transportasi tersebut didukung oleh sistem pembayaran terpadu menggunakan Octopus Card, kartu uang elektronik yang telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Hong Kong.

Octopus Card merupakan sistem pembayaran nirsentuh (contactless smart card) yang dapat digunakan di hampir seluruh jaringan transportasi umum Hong Kong. Wisatawan cukup menempelkan kartu pada mesin pembaca (card reader) saat masuk maupun keluar dari stasiun atau kendaraan.

 

(Whisnu M)