Update Banjir Jakarta: 9 RT Masih Tergenang Hingga Minggu Siang

Ilustrasi banjir. Foto: Dok. Antara.

Update Banjir Jakarta: 9 RT Masih Tergenang Hingga Minggu Siang

Fachri Audhia Hafiez • 25 January 2026 19:32

Jakarta: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan sebanyak sembilan Rukun Tetangga (RT) di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Utara masih terendam banjir hingga Minggu, 25 Januari 2026. Meski genangan di beberapa titik mulai surut, ratusan warga tercatat masih bertahan di lokasi pengungsian.

"BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik," ujar Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Provinsi DKI Jakarta, Mohamad Yohan, dilansir Antara, Minggu, 25 Januari 2026.
 


Berdasarkan data terbaru, wilayah Jakarta Timur menjadi yang terdampak paling banyak dengan rincian empat RT di Kelurahan Bidara Cina (30-40 cm) dan empat RT di Kelurahan Kampung Melayu dengan ketinggian air mencapai 65 cm. Sementara, satu RT lainnya berada di Kelurahan Kapuk Muara, Jakarta Utara, dengan genangan setinggi 20 cm.

Kondisi ini memaksa ratusan jiwa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Di Jakarta Timur, terdapat 16 jiwa warga Bidara Cina dan 65 jiwa warga Kampung Melayu yang mengungsi. Sedangkan di Jakarta Barat, meski banjir mulai surut, sebanyak 58 jiwa warga Rawa Buaya dan 40 jiwa warga Kembangan Utara masih berada di posko pengungsian. Di Jakarta Utara, tercatat 97 jiwa warga Kapuk Muara juga masih bertahan di pengungsian.


Ilustrasi banjir. Foto: Metro TV/Yurike Budiman.

BPBD DKI memastikan bahwa upaya penanganan darurat terus dilakukan secara lintas sektoral. Koordinasi dengan pihak lurah dan camat setempat diperkuat guna memastikan pemenuhan kebutuhan dasar bagi para penyintas di pengungsian terpenuhi.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan seluruh genangan dapat surut dalam waktu cepat melalui optimalisasi pompa dan pembersihan tali-tali air di wilayah terdampak. Warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi hujan susulan yang dapat kembali meningkatkan debit air.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)