Suasana Stasiun Malang/KAI Daop 8 Surabaya. (Metrotvnews.com/Daviq)
Puncak Arus Balik Nataru Padati Stasiun Malang
Daviq Umar Al Faruq • 4 January 2026 21:22
Malang: Puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 mulai terjadi di Stasiun Malang, Kota Malang, Jawa Timur. Ribuan penumpang tercatat kembali ke kota asal pada Minggu, 4 Januari 2026, dengan jumlah kedatangan lebih dari 3.700 orang.
Data PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya menunjukkan, hingga pukul 10.00 WIB, total pergerakan penumpang di Stasiun Malang mencapai 7.034 orang. Arus balik terlihat dominan, dengan 3.706 penumpang tiba, lebih tinggi dibandingkan 3.328 penumpang yang berangkat.
"Angka ini diperkirakan terus bertambah hingga malam, seiring masih beroperasinya perjalanan kereta api jarak jauh," kata Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono.
.jpg)
Suasana Stasiun Malang/KAI Daop 8 Surabaya. (Metrotvnews.com/Daviq)
Lonjakan penumpang datang tersebut menandai fase krusial arus balik Nataru, seiring berakhirnya masa libur panjang dan dimulainya kembali aktivitas kerja serta pendidikan. Mahendro menyebut kondisi ini sebagai indikasi kuat tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api.
“Lonjakan penumpang tiba di akhir masa libur Nataru mencerminkan kepercayaan masyarakat yang semakin kuat terhadap layanan kereta api. Keselamatan, Ketepatan waktu, dan faktor kenyamanan menjadikan kereta api pilihan utama untuk perjalanan kembali ke kota asal,” ujar Mahendro.
Secara kumulatif, sejak 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, Stasiun Malang telah melayani 146.020 penumpang, meningkat sekitar 7,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat 135.452 pelanggan. Dari jumlah tersebut, 68.752 penumpang merupakan arus kedatangan, sementara 77.268 penumpang tercatat berangkat.
“KAI mengimbau masyarakat yang masih merencanakan perjalanan agar segera memanfaatkan ketersediaan tiket dan promo yang masih berlangsung. Pemesanan tiket dapat dilakukan dengan mudah, cepat, dan praktis melalui aplikasi Access by KAI,” pugkas Mahendro.
KAI menegaskan komitmennya menjaga keselamatan, ketepatan waktu, dan kenyamanan perjalanan selama periode Nataru. Kesiapan sarana, prasarana, serta petugas di lapangan menjadi kunci pengelolaan puncak arus balik agar tetap aman dan lancar.