Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Petamburan dan Grogol, Jakarta Barat. Dok. Istimewa
Sidak SPPG di Grogol dan Petamburan, KSP: Keduanya Tidak Layak
Achmad Zulfikar Fazli • 12 May 2026 12:31
Jakarta: Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Petamburan dan Grogol, Jakarta Barat. Dudung mengecek kelayakan dapur dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dudung mengatakan pihaknya harus memperhatikan segi kebersihan dari dapur SPPG. Dari hasil sidak hari ini, dia menyebut kedua dapur MBG tersebut belum memenuhi standar yang ditetapkan pemerintah.
“Dapur ini konklusinya tidak layak. Dua dapur yang saya sidak ini tidak layak. Dan saya sampaikan kepada SPPG untuk segera sampaikan kepada tempat yang untuk segera diubah sesuai dengan standar,” ujar Dudung di Jakarta, Selasa, 12 Mei 2026.
Dia menjelaskan pallet atau alas untuk penyimpanan bahan makanan di SPPG tersebut juga tidak memenuhi standar sehat. Kemudian, beberapa tempat pencucian di dapur tersebut belum masuk kategori layak, dan ruangannya panas.
“Antara dapur kering, penyimpanan yang kering dan basah dengan gudang kering juga itu jadi satu,” ujar dia.
Baca Juga:
BGN Hentikan Sementara Operasional 240 SPPG Bermasalah |

Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Petamburan dan Grogol, Jakarta Barat. Dok. Istimewa
Dia menyampaikan SPPG seharusnya memisahkan antara dapur bersih dan dapur kotor untuk menjaga kehigienisan makanan. Dia mengingatkan SPPG bahwa program MBG ini dijalankan pemerintah untuk betul-betul memberikan manfaat bagi masyarakat, bukan serta-merta hanya untuk mencari keuntungan.
“Dan kemudian untuk memastikan juga keamanan pangan, kemudian kesehatan penerima manfaat, dan dipastikan anak-anak yang menerima itu betul-betul menjadi sehat. Ya, bukan kemudian akhirnya hanya sekadar makan saja, hanya mencari keuntungan,” tegas dia.