Ilustrasi. Foto: dok MI.
IHSG Naik 0,27% ke Level 8.960 di Pagi Awal Pekan
Husen Miftahudin • 12 January 2026 09:23
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pagi ini melanjutkan penguatan. Pada pembukaan perdagangan hari ini, Senin, 12 Januari 2026, IHSG berada di posisi 8.991,760.
Mengacu data RTI yang terekam hingga pukul 09.15 WIB, IHSG langsung menguat 24,244 poin setara 0,27 persen ke level 8.960,999.
Adapun sebanyak 292 saham emiten menguat pada perdagangan pagi ini. Sementara, 289 saham lainnya melemah dan 136 saham stagnan.
Untuk sementara, total transaksi yang tercatat hingga pukul 09.15 WIB sebanyak Rp4,785 triliun dengan total saham yang diperdagangkan 7,549 miliar saham.
| Baca juga: Data Inflasi hingga Invasi AS ke Venezuela Bikin Kontrak Berjangka Saham AS Melempem |
.jpg)
(Ilustrasi pergerakan saham pada IHSG. Foto: Medcom.id)
IHSG berpotensi melanjutkan kenaikan
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman mengatakan IHSG masih berpotensi melanjutkan kenaikan hari ini jika kuat bertahan di support 8.900. "Diperkirakan support IHSG 8.900-8.920 dan resist IHSG 8.950-9.000," ungkap Fanny dalam analisis hariannya.
Adapun, IHSG pada Jumat (9/1) ditutup naik 0,13 persen, tapi disertai dengan net sell asing sebesar Rp59 miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BUMI, BMRI, AMMN, BBNI, dan BRIS.
Sementara itu, indeks utama bursa saham Wall Street ditutup menguat pada akhir pekan lalu, Jumat (9/1). Indeks S&P 500 menguat bahkan all time high didorong oleh saham Broadcom dan produsen chip lainnya. Indeks S&P 500 naik 0,65 persen, Nasdaq menguat 0,82 persen dan Dow Jones naik 0,48 persen.
Di sisi lain, Bursa Asia beragam pada perdagangan Jumat pekan lalu (9/1), dengan mayoritas indeks naik. Seiring investor menanti rilis data nonfarm payrolls AS dan kemungkinan keputusan Mahkamah Agung AS tentang tarif Presiden Donald Trump. Indeks Nikkei 225 Jepang naik 1,61 persen dan Topix menguat 0,85 persen.
Sementara itu, Hang Seng Hong Kong naik 0,19 persen, Kospi Korea Selatan bertambah 0,75 persen, dan CSI 300 China menguat 0,45 persen. Sedangkan, Taiex Taiwan turun 0,24 persen dan ASX 200 Australia melemah 0,03 persen. Di sisi lain, Straits Times naik 0,12 persen dan FTSE Malaysia menguat 1,02 persen.