Kebakaran Pabrik Sandal di Tangerang Belum Padam, Asap Hitam Selimuti Permukiman

Kepakaran pabrik sandal di Cipondoh Kota Tangerang, Banten. (MI)

Kebakaran Pabrik Sandal di Tangerang Belum Padam, Asap Hitam Selimuti Permukiman

Sumantri • 22 June 2026 19:42

Tangerang: Kebakaran pabrik sandal milik PT Murni Karetindo Lestari (King Stone) di Jalan KH Agus Salim, Kelurahan Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Banten, yang terjadi sejak Minggu, 21 Juni, pukul 22.45 WIB hingga Senin petang, 22 Juni 2026, belum padam. Petugas pemadam kebakaran (damkar) dibantu masyarakat terus berusaha memadamkan api. 

Berdasarkan pemantauan di lokasi, asap hitam tebal masih membumbung tinggi dan menyelimuti permukiman. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Mahdiar, mengatakan, kebakaran sulit dipadamkan karena material yang ada di dalam pabrik merupakan bahan baku padat sejenis karet, khususnya yang ada di bagian belakang pabrik, dekat pemukiman warga.

"Ya selain karet, di dalam pabrik itu juga terdapat aneka cairan kimia penunjang produksi," papar dia, Senin, 22 Juni 2026.

Warga di permukiman yang berada dekat dengan lokasi kebakaran pabrik sendal menggunakan masker untuk menjaga kesehatan dampak asap tebal yang ditimbulkan dalam peristiwa tersebut. ANTARA/Irfan

Pihaknya terus berupaya melakukan penyemprotan intensif di titik belakang pabrik, serta terus melakukan pendinginan di sekitar-sekitar lokasi kebakaran. Mengingat di area itu terdapat tumpukan material yang mudah terbakar untuk mencegah api menyala kembali.

"Kami terus melakukan ini untuk memastikan tidak terjadi perlambatan api, khususnya di sekitar perbatasan pemukiman warga," jelas dia.

Mahdiar mengaku belum bisa memastikan penyebab kebakara. Begitu Pula terkait kerugian akibat dari kebakaran.

Dia mengimbau masyarakat agar tidak mendekat ke lokasi kebakaran. Selain untuk menjaga keamanan dan keselamatan, juga untuk mempermudah proses kerja petugas di lapangan.

Untuk menjaga kesehatan dan keselamatan warga, petugas dari Kelurahan Tanah Tinggi, TNI dan Kepolisian turun tangan membagi-bagikan masker kepada warga sekitar lokasi. Selain itu posko pengungsian dibuka di beberapa lokasi yang tidak jauh dari pemukiman warga. Adapun sebanyak 95 personel dan 29 mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api, dari BPBD Kota Tangerang.

(Lukman Diah Sari)