Warga di permukiman yang berada dekat dengan lokasi kebakaran pabrik sendal menggunakan masker untuk menjaga kesehatan dampak asap tebal yang ditimbulkan dalam peristiwa tersebut. ANTAR/Irfan
Kebakaran Pabrik Sandal di Tangerang, Ribuan Warga Terpapar Asap
Whisnu Mardiansyah • 22 June 2026 12:27
Tangerang: Petugas kesehatan mulai mendistribusikan masker dan obat-obatan kepada warga yang terdampak asap kebakaran pabrik sandal di kawasan Cipondoh, Kota Tangerang, Banten. Peristiwa tersebut berlangsung sejak Minggu, 21 Juni 2026 malam hingga Senin, 22 Juni 2026 pagi.
Tim medis dari Puskesmas Tanah Tinggi dan Puskesmas Poris Plawad tampak membagikan masker kepada warga yang masih beraktivitas di luar rumah. Petugas dari Palang Merah Indonesia (PMI) juga turut serta membagikan masker kepada personel gabungan dan masyarakat sekitar lokasi kejadian.
Ketua PMI Kota Tangerang Oman Jumansyah menyatakan pihaknya bergerak cepat membantu pendistribusian masker lantaran bau asap dari kebakaran sangat menyengat hingga ke area permukiman warga.
"Kami membantu dari puskesmas yang mulai membagikan masker. Sebab bau dari asap dampak dari kebakaran ini sangat terasa di permukiman warga," ujar Oman Jumansyah di Tangerang, seperti dilansir Antara, Senin, 22 Juni 2026.
Kapolsek Tangerang Kompol Suyatno turun langsung memberikan sosialisasi kepada warga yang tinggal di sekitar lokasi kebakaran. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mendekati area pabrik demi keselamatan.
Selain itu, Suyatno juga mengajak warga menjaga kesehatan dengan mengenakan masker yang telah disediakan petugas medis dan pihak terkait. Imbauan itu disampaikan mengingat proses pemadaman masih berlangsung.
"Mohon kerjasamanya untuk jaga kesehatan kita. Ini sedang proses pemadaman. Sehingga asap akan semakin tebal. Jangan sampai paru-paru kita terganggu. Silakan ambil masker," kata Kompol Suyatno melalui pengeras suara sambil membagikan masker kepada warga.
Sebelumnya, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Mahdiar menjelaskan petugas saat ini tengah melakukan pendinginan dan pemadaman. Tim juga berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk menambah pasokan air menggunakan armada tangki.
Ia memastikan tidak ada perluasan rambatan api ke bangunan atau kawasan di sekitar lokasi. Keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam proses penanganan kebakaran.
"Keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam penanganan ini," tegas Mahdiar.
.jpg)
Petugas melakukan upaya pemadaman kebakaran di pabrik sandal di Kota Tangerang, Banten, Minggu (21/6/2026) malam. ANTARA/HO-BPBD Kota Tangerang
Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Belum ada laporan mengenai korban luka maupun korban jiwa akibat insiden tersebut.
Kebakaran terjadi di pabrik sandal milik PT Murni Karetindo Lestari. Pabrik yang memproduksi alas kaki seperti sandal rumahan itu berlokasi di Jalan KH Agus Salim, Kelurahan Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh.
Peristiwa kebakaran dilaporkan pada Minggu, 21 Juni 2026 sekitar pukul 22.31 WIB. Petugas pemadam kebakaran menerima laporan dari anggota Pos Belendung dan langsung mengerahkan personel menuju lokasi.
Sebanyak 95 personel Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tangerang dikerahkan bersama unsur Koramil, Dinas Kesehatan, dan relawan untuk menangani kebakaran. Api dilaporkan menghanguskan area pabrik seluas kurang lebih 1.000 meter persegi.
Dalam upaya penanganan, BPBD dan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tangerang mengerahkan 19 mobil pemadam kebakaran, satu kendaraan dari Koramil, dan satu ambulans dari Dinas Kesehatan.