Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni (kedua dari kanan). Foto: Dok. Kemenhut.
Kemenhut Mempertebal Pasukan Darat Jaga Gajah dari Karhutla
Fachri Audhia Hafiez • 18 September 2026 09:52
Palembang: Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mempertebal pasukan darat untuk mencegah ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mendekati kawasan Suaka Margasatwa (SM) Padang Sugihan, Sumatra Selatan Hal ini guna melestarikan keberadaan puluhan satwa gajah di kawasan konservasi tersebut.
“Sejauh ini ini relatif aman, ya. Ada sekat bakar yang sudah dibuat oleh teman-teman. Jadi, yang paling dekat, yang paling memungkinkan pada saat ini adalah memang tetap berada di sini sambil mempertebal pasukan darat untuk mencegah terjadi kebakaran yang mendekat ke SM Padang Sugihan ini,” ujar Raja Juli saat meninjau langsung Pusat Konservasi Gajah (PKG) Jalur 21 SM Padang Sugihan, dikutip melalui keterangan tertulis, Kamis, 17 September 2026.
Baca Juga :
Raja Juli menyampaikan bahwa pemadaman terus dioptimalkan secara kolaboratif. Langkah ini melalui pemadaman udara (water bombing) serta satgas darat gabungan dari TNI, Polri, dan Manggala Agni Kemenhut, ditambah dengan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
“Gajahnya relatif masih baik, ya. Karhutla itu kita pastikan untuk terjaga dengan baik. Seperti saya katakan tadi, water bombing kita kerahkan. Kemudian darat ya, satgas darat, insyaallah maksimum TNI, Polri, Manggala Agni Kemenhut, terus berjuang untuk memadamkan dan juga OMC,” kata Raja Juli.
Ia menegaskan, perlindungan kawasan konservasi menjadi prioritas utama pemerintah. Karena menyimpan keanekaragaman hayati dan populasi satwa liar yang bernilai tinggi.
.jpeg)
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni (keempat dari kanan). Foto: Dok. Kemenhut.
“Untuk kita berjuang memadamkan api itu penting, tapi tak kalah penting adalah memproteksi satwa liar kita yang merupakan kekayaan yang luar biasa yang harus kita proteksi secara bersama-sama,” kata Raja Juli.
SM Padang Sugihan merupakan salah satu kantong habitat gajah terbesar di Sumatra, yang dihuni oleh 29 ekor gajah jinak di PKG dan diperkirakan sekitar 130 ekor gajah liar. Pencegahan karhutla yang intensif diharapkan dapat menjaga kelangsungan ekosistem dan habitat gajah tersebut dari paparan api.