Karhutla di Manduhara Ujung Palangkaraya Dekati Taman Nasional Sebangau

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Manduhara Ujung, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah. (Metro TV/ Tantawi Jauhari)

Karhutla di Manduhara Ujung Palangkaraya Dekati Taman Nasional Sebangau

tantawi jauhari • 18 September 2026 08:44

Palangkaraya: Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kawasan Manduhara Ujung, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Api membakar lebih dari 250 hektare lahan gambut.

Kabid Humas Polda Kalimantan Tengah Kombes Pol Budi Rachmat mengatakan, kondisi kebakaran di Manduhara Ujung menjadi perhatian karena lokasi api berada di dekat kawasan Taman Nasional Sebangau. 

"Kami melaksanakan pemadaman di area Jalan Manduhara Ujung dalam rangka mengamankan area kawasan Taman Nasional Sebangau, dan area permukiman Palangkaraya," kata Budi di Palangkaraya, Jumat, 18 September 2026. 


Ratusan personel gabungan dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut. Mereka terdiri atas personel Polri, TNI, Dinas Kehutanan Kalimantan Tengah, BPBD Kota Palangkaraya, serta masyarakat peduli api.

Polda Kalimantan Tengah turut menerjunkan 150 personel yang dipimpin langsung Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan. Petugas bersama unsur terkait melakukan pemadaman dan pengendalian api di sejumlah titik.


Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Manduhara Ujung, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah. (Metro TV/ Tantawi Jauhari)


Untuk menangani kebakaran di lahan gambut, petugas melakukan pemadaman sekaligus pendinginan. Upaya tersebut dilakukan untuk mengendalikan api dan mencegah munculnya kembali titik panas di area yang telah dipadamkan.

Budi mengatakan petugas juga menggunakan cairan X-Fire yang dikirim oleh Mabes Polri dalam proses penanganan kebakaran. "Kali bekerja sama dengan Polri menerapkan cairan X-Fire dalam proses pemadaman karhutla," ucap Budi. 

Petugas gabungan masih melakukan pemantauan dan penanganan di lokasi. Upaya tersebut dilakukan untuk mengendalikan kebakaran sekaligus mencegah api meluas ke kawasan di sekitarnya.

(Silvana Febiari)