Basarnas Bagi Empat Tim Cari Penyelam Malaysia Hilang di Perairan Sabang

Tim SAR mencari wisatawan Malaysia yang dilaporkan hilang saat menyelam di perairan Pulau Weh, Sabang, Aceh, Rabu (16/9/2026). ANTARA/HO-Humas Basarnas Banda Aceh

Basarnas Bagi Empat Tim Cari Penyelam Malaysia Hilang di Perairan Sabang

Whisnu Mardiansyah • 16 September 2026 20:18

Banda Aceh: Badan SAR Nasional (Basarnas) Banda Aceh membagi empat tim untuk melanjutkan pencarian wisatawan asal Malaysia yang hilang saat menyelam di perairan Shark Plateua, Pulau Selako, Gampong Iboih, Kecamatan Sukamakmu, Kota Sabang, Aceh.

Kepala Basarnas Banda Aceh Ibnu Harris Al Hussain mengatakan wisatawan yang dilaporkan hilang bernama Ho Wee Han, 49, warga negara Malaysia. Operasi pencarian terhadap korban telah memasuki hari keenam.

"Kami membagi empat tim mencari wisatawan Malaysia yang dilaporkan hilang saat menyelam di perairan Pulau Weh, Kota Sabang. Pencarian sudah memasuki hari ke enam," kata Ibnu di Banda Aceh, seperti dilansir Antara, Rabu, 16 September 2026.

Tim pertama melakukan penyisiran di permukaan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) Pos SAR Sabang. Tim kedua bergerak menyisir wilayah timur laut menggunakan perahu karet atau RIB milik Iboih Dive Center.

Sementara itu, tim ketiga melakukan pencarian ke arah barat laut menggunakan RIB Pulau Weh Resort. Tim keempat menyisir wilayah tenggara menggunakan RIB Safari Dive Center.

Selain penyisiran di permukaan, tim SAR melakukan pencarian bawah permukaan melalui penyelaman hingga kedalaman sekitar 50–60 meter. Area penyisiran diperluas hingga radius lima mil laut dari lokasi terakhir korban terlihat.
 


"Kendali pencarian bawah permukaan berupa arus yang kuat dan jarak pandang terbatas, khususnya pada beberapa area penyelaman," kata Ibnu.

Operasi pencarian tidak hanya melibatkan personel Pos SAR Sabang. Sejumlah unsur turut dikerahkan, meliputi kepolisian, TNI Angkatan Laut, Polisi Pariwisata Iboih, penyelam, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sabang, masyarakat, serta nelayan setempat.

Pencarian dilakukan setelah Ho Wee Han dilaporkan hilang saat menyelam di perairan Shark Plateua, Pulau Selako, Gampong Iboih, Kecamatan Sukamakmu, Kota Sabang, pada Jumat, 11 September 2026, sekitar pukul 15.05 WIB.

Saat kejadian, korban menyelam bersama tiga penyelam lainnya. Mereka berada di kedalaman sekitar 20 meter ketika arus bawah laut semakin kuat.

Kondisi tersebut menyebabkan para penyelam terseret hingga kedalaman sekitar 30 meter. Dalam situasi itu, Ho Wee Han tidak lagi terlihat oleh pendamping selam.



Ilustrasi freepik


"Upaya pencarian awal dilakukan dari permukaan laut selama kurang lebih 30 menit. Namun korban belum ditemukan. Kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan kepada pihak kepolisian dan Tim SAR untuk dilakukan pencarian lebih lanjut," katanya.

Setelah menerima laporan, personel Pos SAR Sabang langsung menuju lokasi kejadian. Pencarian dilakukan hingga pukul 22.45 WIB, tetapi korban belum ditemukan.

Operasi kemudian dilanjutkan pada hari berikutnya. Hingga memasuki hari keenam, tim gabungan masih melakukan penyisiran di sejumlah area perairan di sekitar lokasi korban terakhir terlihat.

Ibnu Harris mengatakan kondisi cuaca selama operasi pencarian secara umum cerah berawan hingga berawan. Tinggi gelombang berada pada kisaran 0,5–1,5 meter, sedangkan kecepatan angin mencapai sekitar 15 knot dari arah timur laut.

Pencarian bawah permukaan menghadapi kendala berupa arus yang kuat serta jarak pandang terbatas di sejumlah titik penyelaman.

Tim gabungan terus melakukan penyisiran melalui permukaan laut dan bawah permukaan untuk menemukan Ho Wee Han yang hingga hari keenam masih dalam pencarian.

(Whisnu M)