Foto: Polres Kebumen
Tambang Emas di Banyumas Longsor, 1 Orang Tewas
Media Indonesia • 29 October 2025 10:53
Banyumas: Bencana longsor terjadi di lokasi tambang emas di Dukuh Londeng, Desa Jladri, Kecamatan Buayan, Banyumas, Jawa Tengah pada Selasa sore, 28 Oktober 2025. Seorang penambah atas nama Edi Sutamaji, 47, warga Kabupaten Grobogan, tewas akibat bencana tersebut.
Peristiwa longsor itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB di area tanah milik Perhutani Petak 70. Saat kejadian, korban tengah melakukan aktivitas penggalian tanah yang diduga mengandung kadar emas. Tanah di lokasi tambang mendadak longsor setelah diguyur hujan beberapa hari terakhir.
"Hujan membuat struktur tanah menjadi labil. Selain faktor alam, minimnya pengamanan di lokasi galian juga menjadi penyebab utama korban tertimbun,” kata Wakapolres Kebumen Kompol Faris Budiman, Rabu, 29 Oktober 2025.
Keterangan sejumlah saksi di lokasi menyebutkan bahwa warga menemukan korban tertimbun batu dan tanah di bawah tebing setinggi sekitar 50 meter. Dia menyebut warga di sekitar lokasi segera melakukan evakuasi terhadap korban.
"Saat dibawa ke RS Purwogondo sekitar pukul 18.00, korban dinyatakan meninggal,” ujar dia.
Tim gabungan dari Polres Kebumen, Polsek Buayan, Basarnas, Perhutani, dan perangkat Desa Jladri mendatangi lokasi kejadian pada malam hari untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah alat kerja sederhana seperti ember, serok, cangkul, linggis, dan beberapa karung plastik yang digunakan korban untuk menambang secara manual.
“Dari hasil olah TKP, area tersebut bukan lokasi tambang resmi. Aktivitas dilakukan secara tradisional tanpa izin dan tanpa standar keselamatan,” ujarnya. (MI/LD)