Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) sekaligus Ketua Umum PSSI Erick Thohir. (ANTARA/Agung Dwi Prakoso)
PSSI Berencana Bangun Pusat Latihan Timnas Usia Dini di Daerah
Achmad Zulfikar Fazli • 8 July 2026 22:19
Yogyakarta: Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) berencana membangun pusat latihan tim nasional (timnas) kelompok usia dini di sejumlah daerah. Rencana ini bagian dari strategi jangka panjang untuk mencetak bibit-bibit pesepak bola berkualitas.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan upaya awal yang dilakukan adalah pembinaan pemain kelompok usia di bawah 13 tahun (U-13) dan di bawah 15 tahun (U-15). Pembinaan pemain dilakukan di bawah arahan Direktur Teknik PSSI Alex Zwiers beserta jajaran pelatih kelompok umur.
"Nanti di bawah technical director Alex dan struktur dibawahnya yang coaching U-17 dan U-15 itu akan punya formula tersendiri," kata Erick di Yogyakarta, dilansir dari Antara, Rabu, 8 Juli 2026.
Menurut dia, pembinaan sejak usia dini diperlukan agar Indonesia memiliki fondasi kuat dalam menyiapkan pemain untuk bersaing pada level internasional di masa mendatang.
"Karena kalau kita hanya fokus di U-20 dan U-23, (nanti) telat," ujar Erick.
Dia mengatakan negara-negara yang mampu bersaing di ajang Piala Dunia telah memulai pembinaan pemain sejak usia muda, sehingga Indonesia perlu menerapkan strategi serupa agar tidak tertinggal.
"Kita bisa lihat (umur) para (pemain) peserta Asia di Piala Dunia dan kita bisa lihat dominasi (pemain muda) di Eropa," kata Erick.
Dia berharap pembinaan pemain sejak kelompok usia U-13 dan U-15 mampu melahirkan pemain-pemain berkualitas yang berkesempatan berkarier di kompetisi Eropa sebagaimana dilakukan sejumlah negara maju di Asia.
"Artinya kalau kita dari usia U-13 dan U-15 bisa mengeluarkan bibit bagus dan bisa bermain di Eropa, ini bisa jadi asuransi seperti tim di Jepang yang pemainnya banyak main di Eropa," ujar Erick.
Menurut dia, program tersebut merupakan bagian dari rencana jangka panjang yang hasilnya diperkirakan mulai terlihat dalam sekitar 10 tahun mendatang.
Dalam jangka pendek, PSSI menargetkan pembangunan pusat latihan tim nasional kelompok usia U-13 dan U-15 di sejumlah daerah. Program ini dapat mulai direalisasikan dalam satu hingga dua tahun ke depan.
"Kami PSSI dalam jangka 1-2 tahun ke depan akan mulai membangun pusat latihan tim nasional di daerah yang usianya di bawah U-13 dan U-15," kata Erick.
Erick menilai rencana tersebut sejalan dengan keputusan FIFA yang akan menggelar kejuaraan sepak bola dunia kelompok usia U-15, sehingga Indonesia perlu segera memperkuat sistem pembinaan pemain usia dini.
"Artinya kalau semua negara sudah berinvestasi di kelompok umur yang lebih muda, sedangkan kita asyik sendiri di senior terus, kita akan tertinggal," ujar Erick.
Erick mengatakan realisasi program tersebut memerlukan dukungan pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta para pemangku kepentingan karena penyediaan sarana dan prasarana latihan berada di daerah.
"Nanti kita lihat, karena ini tidak hanya komitmen PSSI tetapi juga pemerintah pusat dan daerah karena fasilitas kan pasti ada di daerah, PSSI kan punya programnya, Jogja ada potensi, tapi tergantung pemda dan dukungan stakeholder lainnya," ujar Erick.