Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Foto: Metrotvnews.com/Arini Noviawati Gunawan.
Kemenkes Buka Seleksi 25 Program Pendidikan Dokter Spesialis
Metro TV • 3 September 2026 23:53
Jakarta: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membuka seleksi 25 program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) berbasis rumah sakit atau hospital based. Peluncuran seleksi tersebut dilakukan bersama dengan serah terima PPDS Batch IV kepada Rumah Sakit Penyelenggara Utama (RSPPU).
“Pada tahap ini kami akan membuka seleksi untuk 25 program studi baru,” kata Dirjen kesehatan Lanjutan, Azhar Jaya, di Gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta Sekatan, Kamis, 3 September 2026.
Baca Juga :
OJK dan Kemenkes Targetkan Porsi Asuransi Swasta hingga 20 Persen dari Total Belanja Kesehatan
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, menambahkan perluasan pendidikan dokter spesialis berbasis rumah sakit dilakukan karena indonesia masih kekurangan dokter spesialis. Kurangnya jumlah dokter spesialis dinilai tak sebanding dengan jumlah pasien yang ada.
“Jadi memang kelangkaan dokter spesialis itu langka,” ujar Budi.
Menkes menyebut persoalan tersebut terlihat dari masih adanya rumah sakit daerah yang tidak memiliki tujuh spesialis dasar. Ia mengatakan dari 514 RSUD, masih terdapat 173 RSUD yang belum memiliki spesialis secara lengkap.
“Jadi dari sisi produksi, jauh di bawah benchmark dunia,” kata Budi.

Ilustrasi tenaga kesehatan. Foto: Dok. Metrotvnews.com.
Menurut Budi, salah satu solusi yang ditempuh pemerintah ialah memperbanyak sentra pendidikan dokter spesialis dengan memanfaatkan rumah sakit. Hal itu dikarenakan sentra pendidikan di perguruan tinggi Indonesia masih sangat terbatas, sementara terdapat ribuan rumah sakit yang siap dimanfaatkan.
“Jadi memang kita yang perlu mengubah business modelnya," ungkap Budi.
Budi menjelaskan skema hospital based mengadopsi standar internasional (postgraduate medical education). Guna mendongkrak produksi dokter spesialis nasional yang saat ini masih tergolong sedikit setiap tahunnya.
"Kapasitas produksi masih sangat jauh apabila dibandingkan dengan negara lain seperti Korea Selatan, Inggris, maupun Amerika Serikat,” ujar Budi.
Dalam kesempatan yang sama, Kemenkes menyerahterimakan 54 peserta PPDS Batch IV kepada sejumlah RSPPU. Peserta tersebut ditempatkan di enam program, antara lain jantung dan pembuluh darah, ilmu kesehatan anak, onkologi radiasi, ortopedi dan traumatologi, ilmu kesehatan mata, serta neurologi.
(Metrotvnews.com/Arini Noviawati Gunawan)