Operasi modifikasi cuaca. Foto: MGN.
Pemprov DKI Operasi Modifikasi Cuaca Hadapi Cuaca Ekstrem
Cony Brilliana • 15 January 2026 12:45
Jakarta: Cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah Jabodetabek pada Kamis, 15 Januari 2026. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini cuaca berdasarkan informasi dari BMKG, dengan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang pada siang hari ini.
Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi seluruh administrasi DKI Jakarta, mulai dari Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, hingga Kepulauan Seribu, serta sejumlah daerah penyangga seperti Kota dan Kabupaten Bekasi, Kota dan Kabupaten Bogor, Kota Depok, serta wilayah Tangerang Raya.
Menyikapi potensi cuaca ekstrem tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengambil langkah antisipatif dengan menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, telah menginstruksikan BPBD DKI Jakarta untuk melaksanakan OMC selama lima hari ke depan sejak 13 Januari 2026.
Selain itu, Pemprov DKI menyiapkan anggaran khusus untuk mendukung pelaksanaan OMC. Meski tidak merinci besaran dana yang disiapkan, Pramono memastikan anggaran tersebut disediakan untuk kebutuhan hingga 30 hari ke depan apabila modifikasi cuaca perlu dilakukan secara berkelanjutan.
“Kami sudah menganggarkan dalam waktu 30 hari ini, katakanlah kalau harus tiap hari modifikasi cuaca akan kami lakukan,” ujar Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dikutip Kamis, 15 Januari 2026.
Operasi modifikasi cuaca. Foto: MGN.
Melalui langkah tersebut, Pemprov DKI berharap potensi cuaca ekstrem, termasuk hujan dengan intensitas tinggi yang dapat memicu genangan dan banjir, dapat ditekan dan diantisipasi lebih dini.
BPBD DKI Jakarta juga mengonfirmasi bahwa operasi modifikasi cuaca masih terus berlangsung. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari strategi mitigasi bencana hidrometeorologi, seiring meningkatnya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir di wilayah Jabodetabek.
BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang terjadi secara cepat, serta memantau informasi resmi dari BMKG dan BPBD. Warga juga diminta mengantisipasi potensi dampak lanjutan seperti genangan, pohon tumbang, dan gangguan lalu lintas akibat cuaca ekstrem.