Menteri Angkatan Darat AS Dan Driscoll. (Anadolu Agency)
Bersitegang dengan Hegseth, Menteri Angkatan Darat AS Dan Driscoll Mundur
Muhammad Reyhansyah • 1 September 2026 20:11
Washington: Menteri Angkatan Darat Amerika Serikat (AS) Dan Driscoll mengundurkan diri setelah berbulan-bulan bersitegang dengan Menteri Pertahanan Pete Hegseth terkait arah masa depan Angkatan Darat dan pergantian sejumlah pejabat senior militer.
Driscoll telah mengajukan pengunduran dirinya kepada Presiden Donald Trump dan diperkirakan meninggalkan Pentagon dalam beberapa hari ke depan.
Dalam sebuah pernyataan yang dikutip oleh The Wall Street Journal, juru bicara Gedung Putih Anna Kelly memuji kinerja Driscoll selama menjabat dan menyebutnya efektif dalam menjalankan agenda pemerintahan Trump.
"Menteri Driscoll sangat efektif dalam memajukan agenda Presiden Trump untuk Make America Strong Again di Departemen Angkatan Darat dengan memberikan kepemimpinan yang luar biasa selama operasi militer bersejarah, memulihkan penekanan pada kesiapan dan daya tempur, membantu perundingan antara Rusia dan Ukraina, serta banyak lagi," ujar Kelly, dikutip dari Anadolu, Selasa, 1 September 2026.
"Angkatan Darat Amerika Serikat kini lebih kuat dari sebelumnya berkat kerja samanya dengan Panglima Tertinggi (Trump) dan Hegseth," tambahnya.
Namun, laporan The Atlantic menyebut hubungan Driscoll dan Hegseth memburuk akibat perbedaan pandangan mengenai masa depan Angkatan Darat.
Driscoll bahkan dilaporkan menyampaikan kekhawatirannya langsung kepada Trump mengenai banyaknya komandan berpengalaman yang diberhentikan atau dilewati dalam promosi selama masa jabatan Hegseth.
Driscoll disebut memperingatkan bahwa Angkatan Darat akan kesulitan melakukan transformasi yang dibutuhkan akibat berkurangnya jajaran pimpinan senior. Jumlah jenderal di Angkatan Darat saat ini disebut berada pada salah satu titik terendah dalam sejarah terbaru.
Konflik Personel Memperuncing Ketegangan
Ketegangan juga mencuat dalam sejumlah keputusan personel. The New York Times melaporkan Hegseth berupaya mencoret empat perwira yang terdiri dari dua pria kulit hitam dan dua perempuan dari daftar promosi, tetapi Driscoll menolak permintaan tersebut.Perselisihan semakin memuncak setelah Hegseth memberhentikan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Randy George pada April, yang kemudian disusul pencopotan Jenderal Chris Donahue.
Dengan mundurnya Driscoll, Angkatan Darat AS untuk sementara tidak memiliki pemimpin sipil maupun militer yang telah mendapatkan persetujuan Senat. Wakil Menteri Angkatan Darat Michael Obadal diperkirakan akan mengambil alih posisi tersebut untuk sementara.
Sejumlah anggota parlemen sebelumnya telah menyuarakan kekhawatiran mengenai banyaknya posisi kepemimpinan militer AS yang kosong, terutama ketika Amerika Serikat masih menjalankan perang dengan Iran.
Driscoll, yang dikenal dengan julukan "drone guy" karena kiprahnya dalam modernisasi militer, sebelumnya naik cepat di pemerintahan Trump. Sebagai pemimpin sipil Angkatan Darat, ia mengawasi anggaran tahunan serta lebih dari satu juta personel aktif, Garda Nasional, dan cadangan, bersama lebih dari 330 ribu pegawai sipil.
Baca juga: Perang Iran Bebani Militer AS, Komandan Senior Khawatirkan Krisis Global Lain