Denah Taman Bendera Pusaka. Foto: Metro TV/Athiyya Nurul Firjatillah.
Pramono Imbau Pengunjung Taman Bendera Pusaka Manfaatkan Transportasi Umum
Athiyya Nurul Firjatillah • 14 March 2026 22:54
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengimbau masyarakat yang ingin berkunjung ke Taman Bendera Pusaka, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, untuk memanfaatkan transportasi publik. Imbauan tersebut disampaikan mengingat keterbatasan lahan parkir di kawasan taman.
Menurut Pramono, kawasan taman berada di jalur strategis yang mudah dijangkau berbagai moda transportasi umum. Khususnya, dari kawasan Blok M yang menjadi salah satu simpul transportasi utama di Jakarta.
“Tempat parkir memang, kalau saya bilang bahwa parkir enggak bermasalah pasti saya juga bohong. Tetapi saya yakin karena ini adalah menjadi ruas utama transportasi publik di Jakarta, semua orang bisa dengan mudah sekarang ini sampai dengan ke Blok M, dan dari Blok M ke sini cukup dekat,” kata Pramono Anung saat peresmian, Sabtu, 14 Maret 2026.
Ia berharap pengunjung lebih mengutamakan penggunaan transportasi umum saat mengakses taman tersebut. Selain membantu mengurangi kepadatan kendaraan, langkah ini juga mendukung mobilitas kota yang lebih ramah lingkungan.
“Sehingga dengan demikian kami mengimbau, mengharapkan orang yang akan menggunakan taman ini seyogianya lebih baik menggunakan transportasi publik, karena dari mana saja bisa. Bahwa kemudian mereka akan membawa kendaraan dan sebagainya memang ada tempat parkir, tetapi saya yakin tidak mencukupi untuk itu,” ujarnya.
.jpeg)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Taman Bendera Pusaka. Foto: Metro TV/Athiyya Nurul Firjatillah.
Taman Bendera Pusaka merupakan ruang terbuka hijau baru hasil integrasi tiga taman kota di kawasan Kebayoran Baru, yakni Taman Ayodya, Taman Leuser, dan Taman Langsat. Kawasan seluas 5,6 hektare tersebut dilengkapi berbagai fasilitas publik seperti jogging track sepanjang 1,2 kilometer, lapangan padel, lapangan multifungsi, jalur pedestrian, hingga amfiteater.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap keberadaan taman ini dapat menjadi ruang publik yang nyaman bagi masyarakat sekaligus mendorong kebiasaan menggunakan transportasi umum saat mengakses fasilitas kota. Masyarakat dapat menikmati beragam fasilitas Taman Bendera Pusaka mulai Minggu, 15 Maret 2026 yang akan beroperasional selama 24 jam dengan pengawasan kamera pengawas (CCTV) untuk menjaga keamanan pengunjung.