Kemenkeu Tegaskan Video Bantuan Pensiun 2026 yang Mencatut Purbaya adalah Hoaks Deep Fake

Kemenkeu melalui Contact Center Kemenkeu PRIME mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai beredarnya video hoaks yang mencatut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (Foto:Dok.Kemenkeu)

Kemenkeu Tegaskan Video Bantuan Pensiun 2026 yang Mencatut Purbaya adalah Hoaks Deep Fake

Rosa Anggreati • 2 June 2026 20:27

Jakarta: Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui Contact Center Kemenkeu PRIME mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai beredarnya video hoaks yang mencatut nama dan wajah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait klaim penyaluran dana bantuan pensiun tahun 2026.

Dalam unggahan yang disampaikan melalui akun resmi Kemenkeu PRIME, disebutkan bahwa video yang beredar dan mengatasnamakan Menteri Keuangan tersebut merupakan hasil manipulasi teknologi deep fake serta tidak berasal dari sumber resmi pemerintah.

Video tersebut menampilkan sosok yang seolah-olah menyampaikan pernyataan bahwa dana bantuan pensiun tahun 2026 telah siap dibagikan kepada seluruh masyarakat Indonesia. Bahkan, dalam narasi yang beredar disebutkan adanya program bantuan pensiun dengan tanggal pencairan tertentu, serta sejumlah persyaratan administrasi yang harus dipenuhi masyarakat.
 


Kementerian Keuangan menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan merupakan hoaks. Masyarakat diminta untuk tidak mempercayai maupun menyebarluaskan konten tersebut karena berpotensi menyesatkan dan merugikan publik.

“Klarifikasi terkait video yang menyatakan dana bantuan pensiun tahun 2026 telah siap dibagikan kepada seluruh masyarakat Indonesia merupakan video hoaks deep fake,” demikian penegasan yang disampaikan Kemenkeu PRIME.

Seiring berkembangnya teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence), penyalahgunaan teknologi deep fake semakin marak digunakan untuk memanipulasi video, suara, maupun gambar tokoh publik sehingga tampak seolah-olah menyampaikan informasi tertentu. Oleh karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai informasi yang beredar di media sosial. Terutama yang berkaitan dengan program bantuan pemerintah, investasi, maupun kebijakan keuangan negara.
 
Kementerian Keuangan mengimbau masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi sebelum mempercayai informasi yang diterima. Informasi resmi terkait kebijakan dan program pemerintah hanya disampaikan melalui kanal komunikasi resmi Kementerian Keuangan.

Apabila menemukan informasi yang diduga hoaks atau mencurigakan terkait keuangan negara, masyarakat dapat melaporkannya kepada Contact Center Kemenkeu PRIME melalui layanan telepon 134 atau WhatsApp 0813-1000-4134 pada hari Senin hingga Jumat pukul 08.00–16.00 WIB.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk selalu mengecek ulang setiap informasi melalui platform resmi Kementerian Keuangan, termasuk situs web resmi Kemenkeu serta akun media sosial resmi Kementerian Keuangan di berbagai platform digital.

Melalui klarifikasi ini, Kementerian Keuangan berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi dan semakin cermat dalam menyaring berbagai konten digital guna mencegah penyebaran hoaks yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

(Rosa Anggreati)