Laris Manis! HUT ke-81 RI Bawa Berkah bagi Perajin Bambu di Tigaraksa

Perajin bambu untuk panjat pinang di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. (metrotvnews.com/Hendrik S)

Laris Manis! HUT ke-81 RI Bawa Berkah bagi Perajin Bambu di Tigaraksa

Hendrik Simorangkir • 11 August 2026 20:13

Tangerang: Perajin bambu di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, kebanjiran rezeki menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 RI. Atribut perlengkapan lomba tradisional, seperti tiang panjat pinang yang dibuat dari pohon bambu, mendapat permintaan yang tinggi.

"Tahun lalu kurang lebih ada 10 tiang bambu yang dipesan. Tapi, sekarang ini sudah lebih dari 20 tiang pemesanan untuk panjat pinang. Dibandingkan tahun kemarin, ada sedikit kenaikan, kira-kira 10 sampai 15 tiang bambu," ujar perajin bambu di Tigaraksa, Apeng, Selasa, 11 Agustus 2026.

Apeng menuturkan, jika dibandingkan dengan periode yang sama, volume pemesanan panjat pinang dari bambu ini terus mengalami peningkatan. Kondisi ini, kata Apeng, diharapkan menjadi momen positif bagi para perajin bambu di Kabupaten Tangerang.

"Kami juga mengutamakan kualitas untuk bambu itu sendiri. Untuk dijadikan tiang panjat pinang, tidak sembarang bambu yang bisa digunakan. Bambu khusus jenis gombong dengan kriteria tertentu, seperti harus memiliki panjang sekitar 8,5 meter, berukuran besar, dan lurus, yang kita siapkan," jelas Apeng.

Apeng menjelaskan, proses pembuatannya tidak terlalu sulit, tetapi membutuhkan ketelatenan. Pengerjaan dimulai dari bagian kepala bambu, pengikatan, hingga proses pengamplasan.

"Dalam pengerjaannya, saya bisa menyelesaikan hingga dua batang bambu dalam sehari. Pasokan bambu itu didatangkan dari berbagai daerah luar kota, seperti Rangkasbitung, Bayah, Bogor, hingga Pandeglang," kata Apeng.

Perajin bambu untuk panjat pinang di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. (metrotvnews.com/Hendrik S)

Apeng menambahkan, bambu menjadi pilihan alternatif yang diminati pembeli karena nilainya jauh lebih ekonomis di samping sulitnya mencari pohon pinang asli.

"Satu bambu yang sudah jadi dibanderol seharga Rp300 ribu. Harga ini naik sekitar Rp50 ribu dibanding tahun sebelumnya karena penyesuaian harga bahan baku dari daerah asal. Pemesan datang dari Kota Tangerang hingga Tangerang Selatan," ungkap Apeng.

Pada momen kemerdekaan ini, selain tiang panjat pinang, perajin bambu juga menyediakan berbagai perlengkapan lainnya, seperti bambu untuk umbul-umbul dan baliho.

(Lukman Diah Sari)