Ilustrasi kecerdasan buatan atau artificial intelligent (AI). Foto: Freepik.
Implementasi AI Meluas, Penerapan Keamanan Masih Jadi Tantangan
Metro TV • 10 September 2026 17:30
Jakarta: Implementasi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) di Indonesia terus meningkat. Namun, kesiapan perusahaan dalam menerapkan teknologi tersebut secara aman masih menjadi tantangan.
President Director PT iTSEC Asia Patrick Dannacher mengatakan sekitar 70 persen perusahaan di Indonesia telah menggunakan AI. Sementara 60 persen lainnya berencana mengadopsi teknologi tersebut dalam dua tahun ke depan.
"Ini adalah pertumbuhan yang tidak terbayangkan dan hal itu harus diimplementasikan secara aman, cerdas, dan oleh orang-orang yang memahami apa yang mereka implementasikan," ujar Patrick saat kegiatan TECHPRESSO di Kompleks Media Group, Kamis, 10 September 2026.
Patrick menyebut perusahaan kini sulit menghindari penggunaan AI. Persaingan bisnis membuat perusahaan harus mengikuti perkembangan teknologi tersebut agar tidak tertinggal.
Menurut Patrick, penggunaan AI tidak cukup hanya dengan mengadopsi teknologinya. Perusahaan juga harus mengetahui jumlah agen AI yang digunakan serta memahami apabila terjadi kesalahan dalam sistem.

President Director PT iTSEC Asia Patrick Dannacher dalam TECHPRESSO di Kompleks Media Group, Kamis, 10 September 2026. Foto: Metrotvnews.com/M. Azri Arifin.
"Jika Anda tidak bisa menjawab kedua pertanyaan tersebut dengan 'ya, saya 100% tahu' dan 'saya 100% bisa mempertanggungjawabkannya', maka saya berpendapat bahwa Anda belum siap," ujarnya.
Karena itu, Patrick meminta perusahaan memperhatikan aturan, standar etika, dan keamanan sebelum memperluas penggunaan AI. Kesiapan sumber daya manusia juga diperlukan agar teknologi tersebut dapat diterapkan secara aman dan bertanggung jawab.
(Metrotvnews.com/M. Azri Arifin)