Prabowo Perintahkan Gunakan Data Tunggal untuk Tekan Kemiskinan

Prabowo Subianto sapa lautan massa di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu, 20 Oktober 2024. Medcom.id/Duta Erlangga

Prabowo Perintahkan Gunakan Data Tunggal untuk Tekan Kemiskinan

M Ilham Ramadhan Avisena • 12 May 2026 19:30

Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto memerintahkan penggunaan dan memperbarui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dalam membuat kebijakan. Hal itu termasuk pada upaya untuk menekan angka kemiskinan ekstrem.

"Berdasarkan perintah Bapak Presiden, hari ini seluruh kementerian dan lembaga supaya konsisten berpijak pada data tunggal sosial ekonomi dalam menyalurkan seluruh program-program pemerintah," kata Muhaimin usai rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 12 Mei 2026.
 

Menurut dia, terdapat 88 kabupaten/kota yang akan menjadi prioritas penanganan kemiskinan ekstrem oleh pemerintah. Angka kemiskinan ekstrem ditargetkan turun menjadi nol persen di tahun ini. 

"Kita optimis dan yakin kemiskinan ekstrem 2026 ini nol persen, kemiskinan lima persen di 2029," tutur dia. 


Ilustrasi penduduk miskin. Foto: Medcom.id

Dari data pemerintah, angka kemiskinan ekstrem di 2024 tercatat 0,99 persen dan turun menjadi 0,78 persen di 2025. Cak Imin, sapaan karib Muhaminin, menyebutkan, angka kemiskinan ekstrem tahun ini bakal ditekan ke angka 0,38 persen hingga nol persen.

Adapun angka kemiskinan di 2024 tercatat 8,57 persen dan turun menjadi 8,25 presen di 2025. Pada 2026, pemerintah menargetkan angka kemiskinan turun ke level 7,36 persen dan 5 persen di 2029.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gabriella Thesa Widiari)