Ilustrasi ibadah haji. Foto: Istimewa.
Empat Calon Haji Situbondo Mengundurkan Diri karena Sakit
Silvana Febiari • 6 May 2026 14:24
Situbondo: Empat orang calon haji di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur mengundurkan diri, karena sakit dan satu lainnya meninggal dunia. Dengan demikian, dari 998 calon haji tahun 2026 yang sebelumnya siap diberangkatkan ke Tanah Suci Makkah, jumlahnya berkurang menjadi 993 orang.
"Sampai hari ini jumlah calon haji ada 993 orang, dari semula 998 calon haji. Empat orang calon haji kondisi kesehatannya terganggu dan satu orang lainnya sebelumnya meninggal dunia," kata Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Situbondo Rif'an Junaidi, dilansir dari Antara, Rabu, 6 Mei 2026.
Menurut dia, jumlah calon jemaah haji bersifat dinamis. Jumlah tersebut dapat bertambah atau berkurang sewaktu-waktu karena faktor sakit maupun meninggal dunia.
"Yang punya kewenangan mengisi kekosongan itu adalah Embarkasi Surabaya, bisa diisi oleh calon haji asal Situbondo, bisa juga oleh yang calon haji dari daerah lainnya di Jawa Timur," ungkap Rif'an.
Calon jemaah haji Situbondo dijadwalkan berangkat ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada 14 Mei mendatang. Mereka dibagi dalam empat kelompok terbang (kloter), yakni kloter 87, 88, 89, dan kloter 90.

Kepala Kementerian Haji dan Umrah Situbondo, Jawa Timur, Rif'an Junadi. ANTARA/Novi Husdinariyanto
Calon haji kelompok terbang (kloter) 88 dan 89 seluruhnya berasal dari Kabupaten Situbondo. Sementara kloter 87 bergabung dengan calon haji dari Bondowoso, dan kloter 90 digabungkan dengan calon haji Kabupaten Jember.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo menyiapkan 26 unit bus, termasuk bus cadangan, untuk memberangkatkan calon jemaah haji ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Pemberangkatan tersebut dijadwalkan pada 14 Mei 2026.