Sapi-sapi kurban mulai berdatangan di Banjarmasin untuk kebutuhan Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026 M di RPH Basirih, di Banjarmasin Selatan. (ANTARA/HO-DKP3 Banjarmasin)
Kebutuhan Sapi Kurban Banjarmasin Capai 2.500 Ekor
Whisnu Mardiansyah • 10 May 2026 09:36
Banjarmasin: Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah Rumah Potong Hewan (UPTD RPH) Basirih menyiapkan kebutuhan sapi kurban untuk Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah atau 2026 Masehi sebanyak sekitar 2.500 ekor.
"Kebutuhan hewan kurban di Kota Banjarmasin tahun ini diperkirakan relatif sama seperti tahun sebelumnya, yakni sekitar 2.500 ekor sapi," ujar Kepala UPTD RPH Basirih, Drh Annang Dwijatmiko, di Banjarmasin, seperti dilansir Antara, Sabtu, 9 Mei 2026.
Menurut Annang, pasokan sapi kurban tidak hanya berasal dari wilayah lokal dan kabupaten sekitar seperti Barito Kuala, Banjar, serta Tanah Laut. Sebagian pasokan juga didatangkan dari luar Pulau Kalimantan.
"Banyak juga yang datang dari Pulau Jawa dan Nusa Tenggara Timur," katanya.
Annang mengungkapkan ratusan sapi kurban saat ini telah tersedia di sejumlah titik penjualan, termasuk di kawasan RPH Basirih. Ia menyebut kedatangan sapi kurban yang didatangkan para pelaku usaha diperkirakan terus bertambah hingga menjelang Hari Raya Idul Adha.
"Insyaallah akan mencukupi kebutuhan," ujarnya.
.jpg)
Ilustrasi hewan kurban. Foto: Medcom.id
Untuk memastikan kesehatan hewan kurban, pihaknya melakukan berbagai pemeriksaan terhadap sapi yang didatangkan dari luar daerah. Pemeriksaan mencakup pemberian vaksin guna mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak.
"Adapun gejala atau ciri PMK berupa melepuh atau sariawan di area mulut dan kukunya berdarah atau terlepas," kata Annang.
Annang juga mengakui harga sapi kurban, termasuk kambing dan hewan ternak lainnya, mengalami kenaikan dibandingkan sebelumnya. Meskipun demikian, permintaan hewan kurban dari masyarakat disebut tetap tinggi menjelang Iduladha tahun ini.