warga Thailand memadati jalanan Bangkok untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Putri Bajrakitiyabha. (EPA-EFE)
Ribuan Warga Thailand Beri Penghormatan Terakhir untuk Mendiang Putri Bajrakitiyabha
Muhammad Reyhansyah • 15 June 2026 14:03
Bangkok: Ribuan warga Thailand memadati jalan-jalan di Bangkok pada Sabtu, 13 Juni 2026 untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Putri Bajrakitiyabha, putri sulung Raja Thailand, yang meninggal dunia pada usia 47 tahun.
Melansir Channel News Asia, Jenazah sang putri dibawa menuju kompleks istana kerajaan dalam prosesi yang melintasi rute sepanjang sekitar 10 kilometer dari Rumah Sakit Chulalongkorn, tempat ia menjalani perawatan.
Putri Bajrakitiyabha, yang dikenal luas dengan sebutan Princess Bha, wafat pada Kamis setelah mengalami infeksi pada bagian perut. Sebelumnya, ia telah berada dalam kondisi koma selama lebih dari tiga tahun akibat gangguan jantung.
Ribuan pelayat yang mayoritas mengenakan pakaian hitam duduk berjejer di sepanjang jalur prosesi meski cuaca Bangkok sangat panas.
"Saat harus mengucapkan selamat tinggal, itu tidak mudah bagi kami," kata Donnapha Kladbupha, seorang guru bahasa Inggris berusia 54 tahun yang mengaku sebagai pendukung monarki, kepada AFP.
Banyak warga juga mengantre untuk mengikuti ritual Buddhis dengan menuangkan air suci ke dalam wadah upacara yang ditempatkan di depan potret sang putri.
Jenazah tiba di istana sekitar pukul 17.00 waktu setempat dalam prosesi yang berlangsung khidmat. Pihak kepolisian menutup sejumlah ruas jalan utama sehingga lalu lintas di kawasan pusat bisnis Bangkok sempat lumpuh saat iring-iringan kerajaan melintas.
Prosesi tersebut dipimpin langsung oleh Raja Thailand Maha Vajiralongkorn dan Permaisuri Suthida.
Media pemerintah Thai PBS melaporkan jenazah sang putri diangkut menggunakan kendaraan yang sama dengan yang digunakan saat membawa jenazah mendiang Raja Bhumibol Adulyadej pada 2016.
Setelah prosesi selesai, ritual keagamaan Buddhis digelar secara tertutup di dalam istana.
Pemerintah Thailand juga memerintahkan seluruh pejabat negara mengenakan pakaian hitam dan mengibarkan bendera setengah tiang selama 15 hari sebagai bentuk penghormatan.
Putri Berkarier sebagai Diplomat
Putri Bajrakitiyabha merupakan satu-satunya anak dari pernikahan Raja Vajiralongkorn dengan Putri Soamsawali.Ia dikenal memiliki karier panjang di bidang hukum dan diplomasi.
Bajrakitiyabha menempuh pendidikan di Inggris, Thailand, dan Amerika Serikat sebelum berkarier sebagai jaksa serta diplomat. Ia juga pernah menjabat sebagai duta besar Thailand untuk Austria.
Wafatnya Bajrakitiyabha menjadi kehilangan besar kedua bagi keluarga kerajaan Thailand dalam beberapa bulan terakhir setelah Ratu Sirikit meninggal dunia pada Oktober lalu dalam usia 93 tahun.
Raja Vajiralongkorn yang kini berusia 73 tahun memiliki tujuh anak dari empat pernikahan. Hingga saat ini, ia belum mengumumkan secara resmi siapa yang akan menjadi penerus takhta, meski aturan suksesi kerajaan Thailand secara tradisional lebih mengutamakan pewaris laki-laki.
Keluarga kerajaan Thailand sendiri berada di bawah perlindungan hukum lese-majeste yang ketat, dengan ancaman hukuman penjara hingga 15 tahun bagi setiap pelanggaran yang dianggap menghina monarki.
Baca juga: Tiga Tahun Koma, Putri Bajrakitiyabha Wafat pada Usia 47 Tahun