Sesi Diskusi Rekomendasi Kebijakan, Regulasi, dan Implementasi Program 100 GW PLTS di Post Kantoor, Jumat, 20 Februari 2026. (Metrotvnews.com)
Proyek Energi Surya Nasional Bisa Ciptakan 120.000 Lapangan Kerja
Willy Haryono • 21 February 2026 17:42
Jakarta: Program pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt (GW) dinilai berpotensi menciptakan sedikitnya 120.000 lapangan kerja baru di Indonesia.
Proyek ini dipandang sebagai peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus mempercepat transisi energi bersih.
CEO Institute for Essential Services Reform (IESR), Fabby Tumiwa, mengatakan kebutuhan tenaga kerja akan mencakup berbagai tingkat keahlian, mulai dari insinyur hingga teknisi lokal di daerah.
“Ini adalah kesempatan untuk membangun kapasitas sumber daya manusia, terutama di luar Pulau Jawa. Kita tidak hanya membutuhkan insinyur, tetapi juga teknisi lokal untuk instalasi dan pemeliharaan,” ujar Fabby, dalam acara Sesi Diskusi Rekomendasi Kebijakan, Regulasi, dan Implementasi Program 100 GW PLTS di Post Kantoor, Jumat, 20 Februari 2026.
Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI), Dino Patti Djalal, menilai proyek PLTS skala besar ini juga dapat mendorong pengembangan industri energi surya dalam negeri.
“Kita tidak boleh hanya menjadi pasar. Dengan permintaan sebesar ini, Indonesia memiliki peluang membangun industri manufaktur panel surya, inverter, hingga baterai,” kata Dino.
Sementara itu, Manajer Program FPCI Climate Unit, Kiara Putri Mulia, mendorong pemerintah mempersiapkan tenaga kerja melalui pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) dan lembaga pendidikan vokasi agar masyarakat lokal dapat terlibat langsung.
Program ini juga diharapkan dapat memperluas peluang kerja bagi berbagai kelompok masyarakat, termasuk tenaga kerja di daerah.
Pengembangan PLTS skala besar dinilai tidak hanya mendukung ketahanan energi nasional, tetapi juga berpotensi memperkuat daya saing industri dan ekonomi Indonesia di masa depan. (Kelvin Yurcel)
Baca juga: Investasi Raksasa Rp1.700 Triliun Dibutuhkan untuk Dorong Program PLTS 100 GW