Kekeringan Karawang, 828 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke 15 Desa

Pendistribusian air bersih ke daerah kekeringan. (ANTARA/Ali Khumaini)

Kekeringan Karawang, 828 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke 15 Desa

Lukman Diah Sari • 20 August 2026 13:36

Karawang: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menyebutkan sebanyak 828 ribu liter air bersih telah didistribusikan ke 15 desa terdampak kemarau. Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Karawang, Ferry Muharram, menyampaikan krisis air melanda belasan desa di lima kecamatan sejak beberapa bulan lalu.

"Hingga saat ini, total sudah 828.000 liter air bersih yang telah disalurkan ke daerah yang mengalami krisis air bersih," kata Ferry di Karawang, Kamis, 20 Agustus 2026, melansir Antara.

Ferry menjelaskan, sebanyak 17.882 jiwa dari 5.853 keluarga di wilayah tersebut mengalami kesulitan air bersih akibat kemarau. Dari total 828 ribu liter air yang telah disalurkan, sebanyak 273 ribu liter didistribusikan murni oleh BPBD Karawang.

Sementara itu, 555 ribu liter sisanya disalurkan melalui kolaborasi BPBD dengan berbagai pihak, seperti Perumdam/PDAM, PMI, Baznas, dan instansi lainnya.

Ilustrasi - Pendistribusian air bersih. (ANTARA/Arif Firmansyah/dok)

Adapun 15 desa di lima kecamatan yang dilanda kekeringan dan menjadi sasaran distribusi meliputi:
  1. Kecamatan Pangkalan: Desa Mulangsari, Kertasari, Jatilaksana, Ciptasari, Medalsari, dan Cintaasih.

  2. Kecamatan Tegalwaru: Desa Kutalanggeng dan Cintalanggeng.

  3. Kecamatan Ciampel: Desa Mulyasejati, Kutanegara, dan Parungmulya.

  4. Kecamatan Telukjambe Barat: Desa Wanakerta.

  5. Kecamatan Telukjambe Timur: Desa Sukaluyu, Puserjaya, dan Sirnabaya.

Ferry menambahkan, pendistribusian air bersih ini merupakan upaya penanganan dampak kemarau demi memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. BPBD Karawang bersama instansi terkait akan terus memantau dan mendistribusikan air bersih secara berkala sesuai dengan kebutuhan serta kondisi di lapangan.

(Lukman Diah Sari)