Program Ketahanan Pangan jadi Manifestasi Kebermanfaatan untuk Masyarakat

Ilustrasi swasembada pangan. Foto: MI/Amiruddin Abdullah Ruebee.

Program Ketahanan Pangan jadi Manifestasi Kebermanfaatan untuk Masyarakat

M Sholahadhin Azhar • 17 September 2026 14:30

Jakarta: Program ketahanan pangan disebut menjadi manifestasi kebermanfaatan untuk masyarakat. Program tersebut didukung penuh.

"Program ketahanan pangan sejatinya merupakan kebijakan holistik yang menuai kebermanfaatan dari seluruh stakeholders," kata Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto, dalam keterangan tertulis, Kamis, 17 September 2026.

Dukungan, kata Hari, terlihat dari pelibatan ribuan warga binaan dalam sektor pertanian, perkebunan, hortikultura, peternakan, dan budidaya ikan yang dilakukan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) di bawah kepemimpinan Menteri Agus Andrianto.

Menurut Hari, Menteri Agus ingin mewujudkan ketahanan pangan sesuai arahan Presiden Subianto. Pelaksanaan program ketahanan pangan oleh Pemasyarakatan ini membawa manfaat bagi berbagai pihak. 
 


Bagi warga Binaan, kata Hari, minat dan bakat mereka bisa tersalurkan dan terberdayakan selama menjalani masa pidananya. "Bagi Lembaga Pemasyarakatan, pelaksanaan program ketahanan pangan ini bermanfaat bagi program kemandirian alternatif untuk pembinaan di Lapas/Rutan dan pembimbingan," kata Hari.


Ilustrasi swasembada pangan. Foto: MI/Amiruddin Abdullah Ruebee.

Di sisi lain, Hari menilai dukungan publik harus dilakukan terhadap instruksi dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto. Sebab, setidaknya lima persen dari total hasil produksi program ketahanan pangan harus mampu diserap kembali untuk menjadi bahan makanan bagi warga Binaan. Di sisi lain, masyarakat dan keluarga Warga Binaan juga memperoleh sebagian hasil panen program ketahanan pangan tersebut. 

Hari menyebut program ketahanan pangan ini tidak hanya diwujudkan Lembaga Pemasyarakatan semata. Demi terwujudnya program ketahanan pangan, dukungan dan kerja sama dari seluruh elemen bangsa sangat diperlukan. 

"Dengan terwujudnya program ketahanan pangan, Indonesia dapat mengurangi ketergantungan terhadap produk impor untuk memenuhi salah satu kebutuhan dasar manusia," kata Hari.

(M Sholahadhin Azhar)