Presiden Prabowo Bangga Punya Tim Pertanian Hebat

16 September 2026 23:08

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto memuji kinerja Kementerian Pertanian  (Kementan) yang dipimpin oleh Andi Amran Sulaiman karena berhasil berhasil mewujudkan swasembada pangan dalam waktu yang cepat. Dari target empat tahun, Menteri Pertanian (Mentan) Amran mampu menjawabnya dalam waktu satu tahun.

"Saya harus mengakui, saya punya tim pertanian, saya punya mentan yang hebat. Dari empat tahun, dia bisa hasilkan swasembada pangan dalam satu tahun. Ini luar biasa," kata Prabowo, dalam sesi dialog bersama sejumlah jurnalis senior, pimpinan media nasional, dan pakar, seperti dilihat dari Top News, Metro TV, Rabu 16 September 2026.

Prabowo mengaku beruntung bisa mengenal sosok Amran. Dia mengaku melihat ada kecocokan dengan pola pikirnya setelah beberapa kali melihat dan mendengarkan Amran berpidato.

"Tadinya tidak kenal dia (Amran). Dia bukan partai saya, tapi saya lihat dua hingga tiga kali pidato dia, ini cocok," kata Prabowo.
 


Namun, Prabowo menyayangkan banyak pakar tidak mengakui prestasi ini. Padahal, menurut Prabowo, mereka juga ikut menikmati hasil capaian tersebut. Prabowo pun berusaha legawa. 

"Ya sudah, saya bekerja untuk rakyat. Bagi saya, tim saya, dan menteri-menteri saya," tutur Prabowo.

Pada kesempatan itu, Prabowo juga memastikan seluruh program prioritas pemerintah tereksekusi secara cepat dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Prabowo siap menghadapi berbagai risiko politik demi mempercepat program tersebut.

Program itu meliputi Makan Bergizi Gratis (MBG), Kopdes Merah Putih, Sekolah Rakyat, hingga swasembada pangan dan energi, di tengah adanya indikasi penurunan angka kepuasan publik di kisaran 40 hingga 50 persen.

"Hidup adalah selalu risiko. Anda naik mobil itu risiko. Iya kan? Apa Anda yakin naik mobil Anda tidak tertabrak? Everything has a risk," ujar Prabowo.
 
Sebagai negara anggota G20, Prabowo tidak bisa menoleransi jika masih ada rakyat Indonesia yang kelaparan. Urgensi inilah yang memacunya bergerak cepat, khususnya di sektor ketahanan pangan.

"Tapi yang penting begini, ya. Orang lapar itu tidak bisa menunggu lama. Orang lapar di negara seperti kita, yang berani masuk G20, saya pribadi, saya tidak terima. Jadi kalau Anda bilang saya ngegas, iya," ucap Prabowo.

 

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X