Akselerasi Infrastruktur Digital Kunci Kesuksesan Diskominfo Tangsel Adopsi Teknologi IPv6

Ilustrasi teknologi. Foto: Metrotvnews.com.

Akselerasi Infrastruktur Digital Kunci Kesuksesan Diskominfo Tangsel Adopsi Teknologi IPv6

Anggi Tondi Martaon • 8 March 2026 08:09

Tangsel: Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tangerang Selatan (Tangsel) berhasil mengatasi permasalahan transformasi digital yang diakibatkan keterbatasan infrastruktur warisan yang sulit diperbarui. Hal itu ditandai dengan keberhasilan Tangsel sebagai pemerintah daerah terbaik dalam mengimplementasi Internet Protocol Version 6 (IPv6).

Penghargaan yang diberikan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dalam ajang IPv6 Enhanced Net 5.5G Conference di Jakarta baru-baru ini menjadi bukti nyata bahwa Tangsel telah siap menghadapi lonjakan konektivitas masa depan. 

Kepala Diskominfo Kota Tangerang Selatan, Tubagus Asep Nurdin, menjelaskan bahwa pencapaian ini merupakan turunan dari misi besar Digital Excellence yang diusungnya. Menurut dia, infrastruktur jaringan merupakan tulang punggung dari seluruh layanan publik. Tanpa protokol yang mumpuni, integrasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) hanya akan menjadi wacana tanpa daya dukung yang kuat.

"Kami memandang bahwa kedaulatan digital di tingkat lokal harus dimulai dari fondasi yang paling mendasar, yaitu alamat protokol internet. Selama ini, keterbatasan IPv4 telah menjadi tembok penghalang bagi ekspansi layanan digital yang masif. Dengan IPv6, kita bukan hanya menambah kapasitas, tapi membuka gerbang menuju inovasi yang lebih luas," ujar Asep melalui keterangan tertulis, Minggu, 8 Maret 2026.

Asep menekankan bahwa visi Diskominfo Tangsel pada 2026 adalah menciptakan ekosistem digital yang tidak hanya canggih secara fitur, tetapi juga andal secara arsitektur. Penggunaan metode dual stack (menjalankan IPv4 dan IPv6 secara bersamaan) dipilih sebagai strategi transisi agar seluruh layanan aplikasi pemerintahan tetap berjalan stabil tanpa adanya gangguan (downtime) bagi masyarakat pengguna.

Efisiensi dan Keamanan di Era IoT

Implementasi IPv6 di Tangsel memberikan dampak langsung pada pengelolaan pusat data (data center) dan jaringan backbone kota. Asep menjelaskan bahwa IPv6 menawarkan fitur auto-configuration yang memudahkan pengelolaan perangkat jaringan dalam jumlah besar. Hal ini sangat krusial bagi Tangsel yang tengah gencar mengembangkan konsep Smart City berbasis Internet of Things (IoT).

Selain aspek fleksibilitas, keamanan siber menjadi poin utama dalam misi terbaru Diskominfo. Protokol IPv6 memiliki fitur keamanan terintegrasi yang lebih baik dibandingkan pendahulunya.

Menurut Asep, hal ini sejalan dengan komitmen Pemkot Tangsel untuk melindungi data pribadi warga yang terkoneksi dalam berbagai platform layanan publik. Mulai dari administrasi kependudukan hingga sistem perizinan terpadu.

Ilustrasi digital. Foto: Medcom.id.

Ke depan, pencapaian ini diharapkan menjadi pemantik bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkot Tangsel untuk terus berinovasi. Asep menegaskan bahwa teknologi IPv6 yang telah terbangun akan terus dioptimalkan guna mendukung percepatan transformasi digital yang inklusif.

Bagi masyarakat Tangsel, prestasi ini berarti harapan akan layanan publik yang lebih cepat, responsif, dan jarang mengalami gangguan akibat kendala kapasitas jaringan.

Dengan infrastruktur yang kini diakui sebagai yang terbaik se-Indonesia, Tangsel telah memosisikan dirinya bukan lagi sebagai pengikut arus teknologi. Melainkan sebagai penentu arah kebijakan digital di tingkat daerah.

"Tugas kami belum selesai. Penghargaan ini adalah tanggung jawab untuk terus meningkatkan standar. Kami ingin membuktikan bahwa dengan kepemimpinan yang bervisi teknologi, pemerintah daerah mampu menghadirkan layanan kelas dunia bagi warganya," pungkas Asep.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)