2.807 Hektare Lahan Pertanian di Jepara Dipastikan Puso

Area persawahan di Jepara terendam banjir. Metrotvnews.com/ Rhobi Shani.

2.807 Hektare Lahan Pertanian di Jepara Dipastikan Puso

Rhobi Shani • 26 January 2026 21:47

Jepara: Bencana banjir yang melanda Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, membuat ribuan lahan pertanian turut terendam. Data dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Jepara, mencatat sekitar 3.800 hektare lahan pertanian yang terdampak banjir. 

"Sawah terdampak banjir di 3.800 hektare, yang dinyatakan puso 2.807 hektare. Berarti ada sekitar 1000 hekatare terselamatkan," beber Kepala DKPP Jepara, Mudhofir, Senin, 26 Januari 2026. 

Mudhofir menyebut, lahan pertanian yang puso akibat banjir didominasi lahan yang baru satu bulan ditanami. Sementara sisanya puso menimpa sawah yang siap panen.

"Ada sebagaian besar sudah tanam di usia hampir 1 bulan sekitar 4 minggunan sebagian besar. Tapi ada sebagaian kecil yang siap panen," jelas Mudhofir. 

Dia menyebut, lahan pertanian yang terdampak paling banyak berada di Kecamatan Kalinyamatan dan Pecangaan. Di Kalinyamatan, ada 742 hektare luas lahan puso dan di Kecamatan Pecangaan seluas 350 hektare.

"Kita berupaya agar luas tanam itu dapat dikembalikan. Artinya setelah surut segera menanam lagi," kata Mudhofir 

Pihaknya mengajukan bantuan bagi para petani terdampak puso baik bibit maupun pupuk. Ia merinci, yang diajukan yaitu sekitar 70 ribu bibit padi untuk 2.807 hektare sawah yang dinyatakan puso. 

"Pemerintah berupaya membantu benih dan pupuk. Sedang kita ajukan ke provinsi dan pusat. Ssmoga saja direalisasi," ujar Mudahofir.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)