Diplomat Palestina Dinominasikan sebagai Presiden Sidang Majelis Umum PBB 2026

Duta Besar Palestina untuk PBB Riyad Mansour. (Anadolu Agency)

Diplomat Palestina Dinominasikan sebagai Presiden Sidang Majelis Umum PBB 2026

Willy Haryono • 11 February 2026 19:50

New York: Duta Besar Palestina untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Riyad Mansour, dipastikan menjadi salah satu diplomat yang dinominasikan sebagai Presiden Sidang Majelis Umum ke-81 PBB pada 2026.

Juru bicara Presiden SMU PBB, La Neice Collins, menyatakan Sekretariat PBB telah menerima tiga nominasi untuk posisi tersebut.

Dilansir dari Antara, Rabu, 11 Februari 2026, ketiga nominasi itu adalah Md. Touhid Hossain dari Bangladesh, Andreas S. Kakouris dari Siprus, dan Riyad Mansour dari Negara Palestina.

Menurut Collins, jabatan Presiden SMU PBB periode mendatang dialokasikan untuk negara-negara di grup Asia Pasifik, sesuai sistem rotasi kewilayahan yang berlaku di PBB.

Ia menambahkan, Mansour menjadi satu-satunya kandidat yang telah menyerahkan pernyataan visi dan misi jabatan. Dalam dokumen tersebut, Mansour memaparkan prioritas, tujuan, serta isu-isu yang akan menjadi fokusnya apabila terpilih.

Pemilihan Presiden Sidang Majelis Umum PBB ke-81 dijadwalkan berlangsung pada 2 Juni 2026 di Aula Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat.

Baca juga:  Pidato Presiden Prabowo pada Sidang PBB Dinilai Menggelegar

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)