Portugal menggelar putaran kedua pemilihan presiden di tengah badai mematikan. (Anadolu Agency)
Pilpres Putaran Kedua Portugal Digelar di Tengah Terjangan Badai
Willy Haryono • 8 February 2026 17:31
Lisbon: Portugal mulai menggelar pemungutan suara putaran kedua pemilihan presiden pada Minggu, 8 Februari 2026, di saat negara tersebut masih dilanda terjangan badai mematikan.
Meski pemimpin sayap kanan Andre Ventura hampir dipastikan kalah dari kandidat Sosialis Antonio Jose Seguro, perolehan suara kubu sayap kanan tetap menjadi sorotan. Perhatian publik juga tertuju pada rangkaian badai terbaru yang terus menerjang dari Samudra Atlantik sejak awal tahun.
Dikutip dari TRT World, tempat pemungutan suara dibuka pukul 08.00 waktu setempat (08.00 GMT), dengan sekitar 11 juta pemilih di dalam dan luar negeri berhak memberikan suara. Hasil exit poll pertama diperkirakan dirilis sekitar pukul 20.00 waktu setempat.
Meski cuaca membaik dari Sabtu ke Minggu, setidaknya 14 daerah pemilihan yang terdampak paling parah menunda pemungutan suara bagi hampir 32.000 pemilih selama satu pekan.
Badai-badai tersebut telah menewaskan sedikitnya lima orang, memicu banjir, dan menyebabkan kerusakan yang diperkirakan mencapai empat miliar euro (sekitar USD4,7 miliar).
Namun, seruan Ventura untuk menunda seluruh pemungutan suara ditolak.
Ventura tertinggal dari Seguro yang berusia 63 tahun, seorang politisi kawakan. Satu jajak pendapat pada Rabu menempatkan kandidat Sosialis itu dengan dukungan 67 persen.
Perdana Menteri Luis Montenegro menyatakan badai telah menimbulkan “krisis yang menghancurkan”, namun ancaman terhadap proses pemungutan suara dinilai masih dapat diatasi.
Pemilihan presiden sebelumnya tetap digelar lima tahun lalu meski di tengah pandemi Covid-19, ujar presiden petahana Marcelo Rebelo de Sousa, yang mengatakan telah menyampaikan hal tersebut kepada Ventura pada Jumat.
Baca juga: Badai Marta Terjang Spanyol–Portugal, Petani Laporkan Kerugian Jutaan Euro