Stok Pangan di Jakarta Aman, Pramono Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Metrotvnews.com/Aris Setya

Stok Pangan di Jakarta Aman, Pramono Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying

Aris Setya • 10 February 2026 20:22

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan stok pangan di Jakarta aman menjelang bulan Ramadan 2026. Dia mengimbau masyarakat tidak melakukan panic buying atau pembelian yang berlebihan secara tiba-tiba.

"Ketersediaan pangan di Jakarta sangat mencukupi, tidak usah ada panic buying dan sebagainya," ujar Pramono usai rapat di Balai Kota Jakarta, Selasa, 10, Februari 2026.

Pramono menjamin ketersediaan bahan pangan, seperti daging, mencukupi. Pihaknya juga terus memonitoring stok pangan secara rutin untuk mengantisipasi kelangkaan. Pengawasan difokuskan pada komoditas utama, seperti beras, daging, serta LPG 3 kilogram.

Pramono mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI juga menerapkan sistem peringatan dini untuk memantau pergerakan harga pangan agar gejolak bisa direspons cepat.

"Yang pertama adalah monitoring rutin ketersediaan harga pangan. Baik itu beras, daging, LPG 3 kilo, serta kita akan tetap menerapkan early warning system terhadap harga-harga yang ada di Jakarta," ujar Pramono.
 

Baca Juga: 

Menko Zulhas Jamin Stok Pangan Aman Hingga Lebaran 2026



Ilustrasi pangan. Foto- Dok MI

Selain pemantauan, Pemprov DKI menyiapkan intervensi pasar melalui program pasar murah. Hal itu dilakukan jika terjadi lonjakan harga di lapangan.

"Dalam kesempatan ini kami juga menyetujui kegiatan yang berkaitan dengan pasar murah, untuk melakukan intervensi kalau memang ada gejolak di pasar, kami setujui untuk bisa dilakukan di Jakarta," ujar Pramono.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)