Perpustakaan Britania. (J Brew/Flickr)
10 Perpustakaan Terbesar di Dunia, Ada yang Koleksi 200 Juta Item
Riza Aslam Khaeron • 5 February 2026 10:46
Jakarta: Bagi para pecinta buku, perpustakaan adalah surga pengetahuan yang tak ternilai. Di sinilah jutaan naskah, buku langka, dan artefak budaya disimpan demi menjaga warisan intelektual umat manusia. Namun, tak semua perpustakaan memiliki kapasitas koleksi yang luar biasa.
Beberapa institusi mencatatkan diri sebagai yang terbesar di dunia, menyimpan ratusan juta item dalam berbagai format, dari buku cetak hingga data digital, dari manuskrip kuno hingga peta dan rekaman audio. Berikut adalah daftar 10 perpustakaan terbesar di dunia berdasarkan jumlah koleksi fisik dan digital.
1. Perpustakaan Britania (Inggris)
Terletak di London, British Library memiliki koleksi antara 170 hingga 200 juta item, menjadikannya perpustakaan terbesar di dunia. Institusi ini menyimpan salinan setiap buku yang diterbitkan di Inggris dan Irlandia. Koleksinya meliputi buku cetak, manuskrip, peta, surat kabar, rekaman suara, dan basis data digital.Perpustakaan ini sebelumnya merupakan bagian dari British Museum sebelum diresmikan sebagai lembaga tersendiri pada tahun 1973. Setiap tahun, sekitar 3 juta item baru ditambahkan.
2. Perpustakaan Kongres Amerika Serikat (Amerika Serikat)
Sebagai perpustakaan nasional dan lembaga budaya federal tertua di AS, Library of Congress memiliki lebih dari 170 juta koleksi. Koleksi ini mencakup lebih dari 470 bahasa dan terdiri atas buku, foto, film, peta, serta rekaman suara.Perpustakaan ini memiliki tiga gedung utama di Washington D.C. dan fasilitas tambahan di Virginia. Sebagian besar koleksi awalnya hancur dalam Perang 1812, lalu dibangun kembali dengan pembelian koleksi pribadi Thomas Jefferson. Meski terbuka untuk umum, hanya pejabat pemerintah dan staf yang dapat meminjam bahan bacaan ke luar gedung.
3. Perpustakaan Shanghai (Tiongkok)
Shanghai Library memiliki lebih dari 56 juta item dan merupakan salah satu perpustakaan tertinggi di dunia dengan gedung 24 lantai. Didirikan pada 1847 sebagai Bibliotheca-Ka-Wei, perpustakaan ini kini menjadi pusat informasi ilmiah dan teknologi di Shanghai.Koleksinya diperoleh dari donasi ilmiah dan pembelian internasional selama abad ke-20. Shanghai Library juga menaungi Institut Informasi Ilmiah dan Teknologi Shanghai.
4. Perpustakaan Umum New York (Amerika Serikat)
Didirikan pada tahun 1895, New York Public Library memiliki lebih dari 55 juta koleksi dan menjadi perpustakaan kota terbesar di Amerika. Gedung utamanya di Fifth Avenue, New York, terkenal dengan patung singa ikonik bernama Patience dan Fortitude.Lembaga nirlaba ini didanai oleh sektor publik dan swasta serta memiliki banyak cabang di Bronx, Manhattan, dan Staten Island. NYPL juga menjadi penyedia utama sumber daya bagi institusi akademik di seluruh New York.
5. Perpustakaan dan Arsip Kanada (Kanada)
Library and Archives Canada (LAC) merupakan lembaga federal yang bertanggung jawab atas pelestarian warisan dokumenter Kanada. Didirikan tahun 2004, LAC menyimpan lebih dari 54 juta item serta lebih dari satu petabyte informasi digital. Lembaga ini memiliki mandat untuk menjaga memori kolektif bangsa dan memberikan akses terbuka bagi publik dan generasi mendatang.
Perpustakaan Shanghai. (Uapcompany.com)
6. Perpustakaan Negara Rusia (Rusia)
Dikenal juga sebagai Perpustakaan Negara V.I. Lenin hingga 1992, Russian State Library menyimpan lebih dari 47,5 juta koleksi. Didirikan sejak tahun 1860-an di Moskow, perpustakaan ini menyimpan salinan dari setiap publikasi resmi selama era Uni Soviet. Awalnya merupakan bagian dari Museum Publik Moskow, kemudian menjadi perpustakaan nasional berdasarkan perintah Presiden Boris Yeltsin.7. Perpustakaan Nasional Diet (Jepang)
Perpustakaan nasional Jepang ini dibangun pada tahun 1948 untuk mendukung lembaga legislatif Jepang, Diet Nasional. Memiliki lebih dari 44 juta koleksi, perpustakaan ini menyimpan semua publikasi nasional Jepang dan memiliki dua gedung utama di Tokyo dan Kyoto, serta banyak cabang di seluruh negeri. National Diet Library memiliki peran besar dalam proses demokratisasi Jepang pasca-Perang Dunia II.8. Perpustakaan Kerajaan Denmark (Denmark)
Sebagai perpustakaan nasional Denmark dan bagian dari Universitas Kopenhagen, Royal Library memiliki lebih dari 42,5 juta koleksi fisik. Koleksinya mencakup seluruh publikasi Denmark sejak abad ke-17 dan berbagai manuskrip sejarah penting. Perpustakaan ini tersebar di lima lokasi berbeda dan memberlakukan akses terbatas untuk koleksi-koleksi khusus.9. Perpustakaan Nasional Prancis (Prancis)
Perpustakaan nasional Prancis yang berbasis di Paris ini memiliki lebih dari 40 juta koleksi. Awalnya merupakan perpustakaan kerajaan sejak abad ke-14, sebelum dibuka untuk umum pada abad ke-17. Koleksi yang mencakup manuskrip, buku, dan arsip sejarah ini berhasil selamat dari ancaman kehancuran selama Revolusi Prancis, dan kini menjadi pusat pelestarian budaya nasional.10. Perpustakaan Nasional Tiongkok (Tiongkok)
Terletak di Beijing, National Library of China memiliki lebih dari 37,7 juta koleksi. Perpustakaan ini menyimpan literatur dan manuskrip dari berbagai era sejarah Tiongkok, termasuk Dinasti Song, Ming, dan Qing. Terdiri dari empat kompleks besar, perpustakaan ini terbuka untuk umum dan menjadi pusat rujukan utama literatur klasik dan modern dalam berbagai bahasa.Daftar ini menunjukkan bahwa perpustakaan terbesar dunia bukan hanya gudang buku, melainkan penjaga peradaban dan pusat akses pengetahuan global. Mereka menjadi simbol pentingnya pelestarian literasi, sejarah, dan identitas budaya di tengah era digital.