Penumpang Transjabodetabek rute S61 Alam Sutera - Blok M tiba di Halte Transjakarta Blok M. Foto: ANTARA/Lifia Mawaddah Putri.
Pramono Ingin Halte Transjabodetabek Luar Jakarta Diperbaiki Total
Fachri Audhia Hafiez • 5 February 2026 22:38
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mendorong perbaikan dan pembangunan halte Transjabodetabek di wilayah penyangga seperti Bogor, Sawangan, dan Depok. Pramono menilai keberadaan fasilitas halte yang memadai di luar wilayah Jakarta menjadi kunci penting dalam mengurai kendala transportasi komuter.
“Perlu diperbaiki, dibangun halte-halte baru. Terutama halte yang sebenarnya di luar wilayah Jakarta. Problemnya kan itu. Termasuk yang ke Bogor, ke Sawangan, Depok, kan belum dibangun haltenya,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, dilansir Antara, Kamis, 5 Februari 2026.
Selain wilayah penyangga, Pramono menyoroti rencana pengoperasian rute strategis Transjabodetabek rute Blok M - Bandara Soekarno Hatta. Ia menegaskan tidak ingin halte pada rute tersebut hanya menggunakan plang bus stop standar, melainkan harus berupa bangunan halte yang representatif karena akan menjadi wajah bagi wisatawan asing.
“Ini kan pasti nanti warga negara asing juga akan menggunakan (Transjabodetabek). Maka, wajahnya juga harus wajah yang bagus. Maka kami persiapkan. Ini sambil berjalan. Tidak harus menunggu haltenya jadi, tapi harus berjalanlah, begitu,” jelas Pramono.
.jpg)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Metrotvnews.com/Adinda Vinka.
Pramono menargetkan trayek baru menuju Bandara Soekarno-Hatta ini dapat mulai beroperasi pada akhir Februari atau awal Maret 2026. Percepatan ini dilakukan agar layanan transportasi publik tersebut sudah tersedia sebelum momentum mudik Hari Raya Idulfitri.
“Mudah-mudahan apakah di minggu keempat bulan Februari ini atau di awal bulan Maret, nanti akan kami buka (rute Blok M - Soekarno Hatta),” ujar Pramono.