BMKG NTT Prediksi Gempa Susulan Masih Terjadi Beberapa Hari ke Depan

Ilustrasi gempa. Foto: Dok. Media Indonesia (MI).

BMKG NTT Prediksi Gempa Susulan Masih Terjadi Beberapa Hari ke Depan

Dashyauly Hutauruk • 17 August 2026 18:28

Kupang: Aktivitas gempa susulan pascagempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih terus berlangsung. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan gempa susulan masih akan sering terjadi dalam beberapa hari ke depan, meskipun kekuatannya relatif lebih kecil.

Kasubag Tata Usaha Stasiun Geofisika Kelas I Kupang, Burchardus Vilarius Pape Man, menyampaikan bahwa hingga 17 Agustus 2026 pukul 12.00 Wita, BMKG mencatat sebanyak 1.624 gempa susulan. Gempa susulan terbesar mencapai magnitudo 6,2, dengan 23 gempa di antaranya memiliki kekuatan di atas magnitudo 5.

"Frekuensi gempa susulan saat ini masih fluktuatif. Kondisi ini diperkirakan masih berlangsung dalam beberapa hari mengingat kekuatan gempa utama cukup besar," ujar Burchardus di Kupang, Senin, 17 Agustus 2026.
 


Meskipun frekuensinya masih tinggi, BMKG menyatakan kekuatan gempa susulan tidak akan melebihi gempa utama yang terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026. BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak panik, tetapi tetap meningkatkan kewaspadaan.

Masyarakat diminta menjauhi bangunan yang mengalami kerusakan, termasuk retak pada dinding atau struktur bangunan. Langkah ini penting untuk mengantisipasi kerusakan lanjutan ketika gempa susulan kembali terjadi.


Kerusakan bangunan yang terdampak gempabumi M7,7 di Kabupaten Manggarai Timur. (Sumber : BPBD Kabupaten Manggarai Timur)


"Kami mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak terpancing isu-isu yang tidak bertanggung jawab, dan selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG serta instansi terkait," tambahnya.

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk memastikan informasi yang diterima berasal dari sumber terpercaya guna menghindari kepanikan yang tidak perlu di tengah situasi pascagempa.

(Whisnu M)